Sisa Anggaran 8,9 M, DPRD Haltim Sebut Tim Covid-19 Tidak Efektif

1027

Rapat DPRD Haltim Bersama Tim Covid-19 (Foto: Ilham CH)


MABA, CH- Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubupaten Halmahera Timur (Haltim) akhirnya mengevaluasi kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, karena dianggap tidak efektif dalam menangani pandemi Covid-19.

Rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Haltim, Idrus E. Maneke di ruang rapat Paripurna, Senin (15/6/2020) ini dipandang perlu untuk dilakukan karena pencegahan dan penangan Covid-19 dalam wilayah Haltim terhitung Maret-Mei 2020 dianggap tidak efektif.

Dalam rapat tersebut disebutkan, pelayanan Tim Gugus Tugas terhadap posko utama Sondo-Sondo Kecamatan Wasile Selatan dan posko Sianamli di Kecamatan Maba Selatan tidak efektif sehingga mengakibatkan 7 orang tim medis ikut terpapar baik yang reaktif maupun positif.

“Tim medis ini terpapar karena dalam penanganan warga yang keluar masuk posko tidak mengunakan APD yang memadai,” kata Idrus.

Dalam kesempatan itu, DPRD Haltim juga ikut mempertanyakan soal anggaran Covid-19 yang dianggarkan sebesar Rp. 16,7 miliar. Pasalnya, anggaran sebesar ini tidak dialokasikan untuk tempat karantina di setiap kecamatan serta pembangunan posko, yang ada hanya rehap Gedung Malaria Center yang terletak di ibu kota kabupaten.

BACA JUGA  Anggota DPRD Haltim Yang Malas Masuk Kantor Tidak Akan Dapat Uang SPPD Dan Reses

“Manajemen anggaran tidak bagus faktanya dari 16,7 miliar yang dianggarkan hingga sampai saat efaluasi ini anggaran sisa belum terpakai Rp 8,985 miliar itu masi stei di kas daerah, itu artinya perencanaan dan kegiatan yang tidak maksimal,” tegasnya.

Politis Partai Golkar ini juga membeberkan, perancangan anggaran Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas, yakni di bidang kesehatan sebesar Rp. 9,8 milyar, biaya tak terduga Rp. 2,23 milyar, Dinas Sosial Rp. 4,5 miliar terpakai Rp. 3,6 miliar. “Sisanya biaya operasioanal, makan minum dan honor serta rehab gedung Malaria Center,” bebernya.

Pimpinan dan anggota DPRD Haltim berharap, agar sisa anggaran yang masih ada dapat dipergunakan sebagai mungkin demi keselamatan para tim medis yang bersentuhan langsung dengan pasien. ‘Kami DPRD juga meberikan apresiasi luar biasa kepada tim gugus kesehatan yang ada di lapangan,” ucapnya.

Sekedar diketahui, Tim Gugus Tugas Covid-19 yang ikut hadir dalam rapat tersebut diantaranya, H. Tamrin Bahara, Kadis Kesetan, Vita Sangaji dan Kepala BP4D, Ricky Chairul Richfat. (Red)

BACA JUGA  Ini Alasan Warga SP 5 Wasileo Belum Berhak Terima BLT

Reporter: Ilham Husen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here