Stok vaksin AstraZeneca di Tikep Kosong

143
Sekertaris Dinas Kesehatan, Saiful Salim

TIDORE,  CH  – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melalui Dinas Kesehatan membeberkan, stok Vaksin jenis AstraZeneca di daearah tersebut telah mengalami kekosongan. Hal ini karena stok yang ada sudah terpakai habis.

“Stok vaksin AstraZeneca sampai pada Oktober ini sudah terpakai seluruhnya dan sisa stoknya untuk vaksin AstraZeneca nol,” kata Sekertaris Dinas Kesehatan, Saiful Salim baru-baru ini.

Penggunaan vaksin di Kota Tikep, kata Salim  untuk dosis satu dan dua hingga pada 28 Oktober 2021 sebanyak 34,4 persen atau sebanyak  29.900.67 orang dari target 86,900,96 orang. Untuk dosis ke dua sebanyak 15.100.15 orang dengan persentase sebesar 17,37 persen.

Dari total jumlah yang divaksin ini, tahap satu tenaga kesehatan sebanyak 1500,8 orang, dengan persentase 134 persen, lansia 964 orang dengan prestasi 13,5 persen, pejabat publik 1.461 orang dengan capaian 144 persen, dan untuk masyarakat umum 8.400.64 orang dengan prestase 14,9 persen.

“Vaksinasi untuk remaja sudah mencapai prestase yang cukup baik dimana sudah mencapai 40,5 persen dalam waktu tiga bulan ini,” sebutnya.

BACA JUGA  Cegah Narkoba, BNN Tikep Sosialisasi P4GN

Sementara untuk Vaksin  Sinovac, lanjut Saiful masih tersedia 800.18 vial. Namun vaksin jenis  ini tidak akan lagi digunakan pada dosis pertama. Vaksin ini akan digunakan pada penyuntikan kedua bagi warga yang sudah divaksin tahap satu.

Meskipun Vaksin  AstraZeneca kosong, bukan berarti warga tidak akan lagi divaksin. Pasalnya, Jumat pekan kemarin sudah ada Vaksin jenis Pfizer sebanyak 3.900 vial atau 23.400 dosis yang masuk ke Tikep.

Menurut  Saiful, ini merupakan vaksin terbaik dengan evikasinya diatas 95 persen daya lindungnya sangat tinggi sehingga sangat efektif terhadap semua varian covid. Di hari Sumpah Pemuda vaksin sudah di gunakan sebanyak 13 vial atau berkisar 100 lebih.

“Mengingat masa expayer vaksin pfizer ini hanya satu bulan maka kami akan maksimalkan setiap vaksin masal dalam waktu tiga minggu ini denang target sehari itu 1000 dosis,” jelasnya.

Saiful juga menambahkan, untuk vaksin Moderna yang ada suda bisa digunakan untuk dosis tiga bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat umum, akan tetapi cakupan vaksin bagi tenaga kesehatan di Tikep masih rendah  atau sebanyak 17,37 persen dari target 1.500.44 orang.

BACA JUGA  Ini Yang Disampaikan Jasri Usman di Pra Muscab DPC PKB Tikep

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here