TaK Ada Intervensi Politik, Bupati Muhdin Lantik 142 Pejabat

1071

Proses Pelantikan 142 Pejabat Oleh Bupati Ir. Muhdin di Aula Kantor Bupati Haltim, Selasa, 7/1/2020 (Foto: Ilham CH)


MABA, CH- Mengawali tahun baru 2020, Bupati Ir. Muhdin melakukan  rolling di lingkup  Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Rolling di awal tahun baru ini sebagai bentuk penyegaran birokrasi agar lebih evektif dalam menjalankan roda pemerintahan.

Sedikitnya ada 142 pejabat yang dilantik yakni, pejabat tinggi pratama (eselon II) sebanyak 2 orang, pejabat administrator (eselon III) sebanyak 35 orang dan pejabat pengawas (eselon IV) 105 orang.

Untuk  pejabat eselon II yang dikukuhkan yakni asiten III Bidang Administrasi Umum, Hi. Tamrin Bahara, dan Asisten I Bidang Ekonomi dan  Kesejahteraan, Nasrun Konoras

Sementara pejabat eselon III yang mengalami pergeseran,  Kepala Bagian Komunikasi dan Statistik Baktiar Abubakar digeser ke Bagian Perpustakaan dan Kearsipan, posisi Baktiar Abubakar diganti oleh Yusup Thalib. Sementara Kepala Perpustakaan dan Kearsipan, Abdurahman Sarjan bergeser sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan dan Bencana  Daerah (BPBD).

Selain itu bupati juga melantik tiga kepala bagian baru, yakni Bagian Pemerintahan yang dipimpin langsung oleh Pj. Julkifli S.Stp,  Kepala Bagian Unit Pelayanan Pengadaan Barang yang dipimpin langsung oleh Awaluddin Lessy, serta Wahab Kie, Kepala Bagian Administrasi Pembangun.

BACA JUGA  Jelang STQ, Gubernur Malut Intens Pantau Lapangan

Proses pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Selasa (7/1/2020) ini terbilang sangat profesional tanpa ada tendensi politik yang dilakukan oleh Ir. Muhdin. Terbukti, Muhdin yang juga disebut-sebut sebagai petahan ini tidak menyinggung sedikitpun soal pejabat maupun ASN yang ikut terlibat langsung dalam politik praktis.

Sikap profesional dan bebas dari intervensi politik petahana ini,  terbaca jelas dari dasar pengankatan dan penempatan jabatan yang  konstitusional. Orang nomor satu di Pemkab Haltim ini tidak ambil pusing soal pejabat birokrasi yang terjun bebas menyatakan sikap siap bertarung pada Pilkada Haltim periode 2020-2025.  Padahal sebagai petahana, Bupati Muhdin bisa saja,menebas (nonjob) oknum kadis yg bakal menjadi lawan politik di pemilukada nanti.

“Jangan dikira bunuh saingan, kan tidak enak biarkanlah, gara-gara itu kita habiskan tenaga dan pikiran, saya sarankan kalu masa jabatanya masi lama supaya pensiun sama seperti saya,” tuturnya, dihadapan wartawan.

Kebijakan Bupati Muhdin atas rolling ini, pertama sebagai langkah penyegaran agar Pemda Haltim semakin profesional dalam mengembang amanah rakyat  dalam pelayanan publik dan pembangunan Haltim yang semakin maju, adil dan sejahtera.

BACA JUGA  Lewat Perayaan Natal, Bupati Haltim Bagi-Bagi Bingkisan Ke Janda Dan Anak Yatim

Kedua ditengah pemilukada Haltim, sebagai petahana Muhdin berkeinginan kuat menghapus image teror petahana di pemilukada yang mengancam rasa adil dan menjadi sumber konflik dalam pemilukada yang jujur dan adil, karena bukan rahasia lagi dimana praktek praktek teror politik para petahana di pemilukada sering menhantui hajatan akbar politik lokal.

Langkah Bupati Haltim diharapkan menjadi roll model agar birokrasi lebih profeaional dan pemilukada bebas dari intervensi kekuasaan sehingga pemilukada nanti benar benar membangun pemerintahan yang semakin maju ke depan. Sebab hanya pemilukada yang baiklah yang dapat menghasilkan kepemimpinan haltim yang semakin baik lagi. (Humas/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here