Tak Ada Surat Jalan, Dua Karyawan Golden Bakery Di Tahan

554

Dua Unit Sepeda Motor Milik Karyawan Golden Bakery Yang Ditahan Warga Di Pelabuhan Rum. (Foto: Musa CH)


TIDORE, CH – Upaya Pemerintah Kota Tidore kepulauan (Tikep) memutuskan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 dengan menutup akses jalan keluar maauk tampaknya tidak berjalan maksimal. Pasalnya masih banyak warga yang berhasil ke luar masuk di Tikep.

Seperti yang terjadi, Kamis (14/5/2020) kemarin, warga di Kelurahan Rum Kecamatan Tidore Utara menahan dua  pengendara sepeda motor milik Golden Bakery yang hendak mendistribusikan makanan ringan berupa roti ke kios maupun tokoh yang ada di Pulau Tidore.

Keduanya berhasil masuk ke Tidore melalui Kapal Ferry. Setelah ditahan, keduanya diminta oleh warga untuk kembali ke Ternate karena tidak mengantongi surat jalan maupun surat keterangan sehat dari Tim Medis Covid-19.

Samsul Bahari Kapita karyawan Golden Bakery yang ikut ditahan warga, kepada wartawan  mengatakan dia bersama satu rekanya berani ke Tidorw karena mendapat ijin dari petugas Pelabuhan Ferry Bastiong. “Kami mendapat ijin dari petugas Pelabuhan Ferry Bastiong untuk mendistribusikan roti ke kota Tidore,” kata Samsul.

BACA JUGA  Tercepat, Pemdes Momole Salurkan BLT Sampai Agustus

Ahmad Kaplale, tokoh masyarakat Kelurahan Rum Balibunga meminta kepada petugas di Pelabuhan Ferry Bastiong Ternate agar tidak menjual tikep ke setiap orang yang tidak mengantongi suarat ijin atau surat keterangan dari Tim Medis Covid-19.

“Petugas jang asal jual tiket, lihat dulu penumpang yang bersangkutan ada kantongi surat dari tim medis ka tarada agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama,” tegasnya.

Kepala UPTD Pelabuhan Rum, Nurmala Ismail juga ikut mengamb sikap tegas untuk mencegat para penumpang yang tidak memiliki surat jalan dan surat keterangan sehat saat ke luar masuk di Tikep. (Red)

Reporter: Musa Abubakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here