Wakil Bupati Halbar Diminta Lepas Jabatan Dari Ketua Persi Halbar

113
Mantan Ketua Askab Halbar Periode 2005-2010, Samad Moid

HALBAR, CH- Kegagalan tim Sepak Bola Persiter Halmahera Barat (Persi Halbar) untuk berlaga di pra musim Liga 3 merebut Piala Gubernur 2021 terus menuai kecaman. Kali ini, Djufri Muhammad diminta untuk mundur dari jabatanya sebagai Ketua Persi Halbar.

Samad H. Moid,  mantan Ketua Askab yang juga pendiri Persi Halbar ini menilai, Djufri yang juga sebagai Wakil Bupati Halbar ini gagal mengurus generasi persepakbolaan di wilayah jazirah  Bumi Banau Halbar.

Samad mengaku persepakbolaan di Halbar belakangan ini semakin terpuruk, dengan berulang kali gagal dalam mengikuti setiap turnamen di atas kepemimpinan Djufri sebagai Ketua Persi Halbar.

“Djufri harus mengakui kekuranganya dalam kepedulian generasi sepak bola. Dengan itu, segera hengkang dari jabatan (Ketua Persi Halbar, Red) agar mencari figur muda untuk mengurus persoalan kegiatan olahraga,” ujar Samad saat ditemui di Kiram Coffe, Desa Hatebicara, Jl. Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Jailolo, Rabu ( 22/9/2021)

Menurutnya, mengurus sepak bola tidak hanya sekedar fans tim sepak bola luar negeri. Tapi bagimana melihat dan memperdaya generasi agar setiap tahun anak muda yang berprestasi tidak dirugikan dalam setiap ajang.

BACA JUGA  Di Halbar ASN Dan Honda Dilarang Ke Kantor, Di Haltim Diancam Bakal Dipecat

 Lanjut Samad, masih banyak kaum muda yang memiliki niatan baik untuk mengurus sepak bola. Sebagai pemerintah, kata Samad  baiknya Djufri berkonsentrasi terhadap penganggaran untuk mendukung semangat persepakbolaa di Halbar.

“Kase anak muda supaya dong urus ini sepak bola. Kita sebagai pemerintah mendukung dengan anggaran supaya jangan tumpang tindih,”pinta mantan anggota DPRD Halbar 3 periode ini.

Samad, mengaku bingung atas kebijakan Djufri selaku Ketua Persi Halbar yang hanya diam setelah melihat tim Persi Halbar gagal mengikuti pra musim Liga 3 merebut Piala Gubernur 2021. Dia juga menyangkan masalah administrasi pemain yang tidak mampu diselesaikan.  Padahal bagi dia, ini hanya masalah kecil.

“Saat saya membentuk Persi Halbar tidak muda seperti membalik telapak tangan, bahkan dikala itu saya pernah mendatangkan ketua PSSI Pusat di Halmahera Barat untuk melihat langsung generasi muda. Saya terpukul melihat kondisi yang terjadi saat ini,” tutur Samad yang juga salah satu Pendiri ADIDAS sebagai Sekolah Bola pertama  di Halbar.

Riko Noho

Penulis : Riko Noho
Editor : Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here