Wawali Tikep Kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Tidore Utara

61
Muhammad Sinen

TIDORE, CH – Pengukuhan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Tidore Utara dikukuhkan langsung oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, yang juga menjabat sebagai Ketua TPPS Kota Tidore Kepulauan, di halaman Kantor Kecamatan Tidore Utara, Jum’at (12/8/2022).

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi atas gerak cepat yang dilakukan oleh Tim Percepatan Stunting Kota Tidore Kepulauan, sehingga pada hari ini kita kembali melakukan pengukuhan Tim Perecepatan Stunting Kecamatan Tidore Utara. Semoga apa yang kita usahakan bersama-sama untuk mengatasi stunting di Kota Tidore Kepulauan, dapat berjalan lancar dan baik.

Stunting atau perawakan pendek adalah salah satu gangguan pertumbuhan yang sering terjadi pada anak. Secara medis, stunting adalah kondisi ketika tubuh dan otak anak tidak mengalami perkembangan secara optimal. Keadaan ini disebabkan karena tubuh anak lebih pendek dan kemampuan berpikir yang cenderung lebih lemah dari anak lain seusianya, “Bukan berarti yang hadir di kegiatan ini, fisiknya pendek terus dikatakan stunting itu tidak, jangan karena saya katakan pendek lalu ada yang tersinggung,” ujarnya.

BACA JUGA  Walikota Tikep Tambah Stok Mita

Lanjutnya, berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4 persen atau 5,33 juta balita. Prevalensi stunting ini telah mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.

Akan tetapi, pemerintah menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen di tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut maka setiap tahunnya perlu terjadi penurunan sekitar 3 sampai 3,5 persen, “Kita berkumpul disini untuk mendukung program pemerintah pusat mengatasi permasalahan Stunting terutama di Kota Tidore Kepulauan, pada Tahun 2022 ini, Kota Tidore Kepulauan juga telah ditetapkan sebagai Lokasi Khusus Stunting di Provinsi Maluku Utara. Untuk itu, peran pemerintah daerah akan dinilai secara serius oleh Pemerintah pusat dalam upaya-upaya strategis percepatan penurunan stunting.” Kata Muhammad Sinen

Olehnya itu, Saya meminta kepada OPD yang tergabung dalam tim TPPS Kota Tidore Kepulauan maupun TPPS Kecamatan Tidore Utara yang dikukuhkan hari ini, juga kepada masing-masing pihak yang tergabung dalam tim, agar dapat berkerja sungguh-sungguh dan serius.

BACA JUGA  Dinas Pendidikan Akui TK Dan Paud Desa Gamesan Ilegal

Target pemerintah daerah bukanlah sekedar memastikan tugas pemerintah sukses, melainkan memastikan generasi kita akan segera terbebas dari stunting, olehnya kita harus bekerja bersama-sama secara maksimal agara tujuan ini dapat kita capai bersama.

“Semoga semangat kerja ini dapat diteruskan kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan khususnya di Kecamatan Tidore Utara,” harapannya.

“Mari kita dukung kegiatan yang baik ini agar masyarakat Kota Tidore Kepulauan semakin baik dan sejahtera, sehat dan selalu mendapat lindungan dari Allah SWT, serta dijauhkan dari sakit agar kedepannya Kota Tidore Kepulauan tidak ada lagi kasus Stunting dan Pandemi Covid-19 dapat cepat berlalu dari negeri tercinta ini,” imbaunya.

“Dan semoga segala usaha dan upaya kita untuk mengatasi percepatan penurunan stunting dapat menjadi saksi kebaikan dihadapan Allah SWT,” tutupnya.

Usai pengukuhan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kecamatan Tidore Utara, dilanjutkan dengan senam sehat bersama dan pelayanan vaksin Covid-19 di aula Kantor Camat Tidore Utara.(Hms/Uca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here