Bupati Halut Piet Hein Babua Bersama Wamen Transmigrasi RI Resmikan Bendung di Toliwang

Wamen Transmigrasi RI bersama Bupati Halut Dan Rombongan
HALUT, CH – Bupati Halmahera Utara (Halut) Piet Hein Babua, bersama Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad, dan Kepala OPD, mendampingi Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi meninjau Kawasan Transmigrasi dan meresmikan Bendung Toliwang kecamatan Kao Barat, Rabu (16/07/2025.
Rombongan Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi bersama istri, Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Qufal Umaternate, Direktur Pengembangan Produk Unggulan Transmigrasi Sofyan Hanafi, Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggalan Transmigrasi Widarjanto, Direktur Fasilitasi Penataan Persebaran Penduduk di Kawasan Transmigrasi Ria Fajarianti dan Sekda Provinsi Malut Abubakar Abdullah.
Sementara dari pemerintah kabupaten Halmahera Utara bersama OPD yaitu, Bupati Halut Piet Hein Babua, Wakil Bupati Halut Kasman Hi Ahmad, Sekda Halut E.J Papilaya, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa bersama Wakil Ketua I DPRD Halut Inggrid Paparang dan Anggota DPRD Halmahera Utara,Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L.Gaol, Kapolres Halut diwakilkan Wakapolres Halut Kompol Saiful Egal,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan masyarakat Kecamatan Kao barat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Halut Piet Hein Babua menyampaikan bahwa Transmigrasi di Kabupaten Halmahera Utara sudah berlangsung dari Tahun 1982 dan terakhir pada tahun 2008. Warga transmigrasi sampai saat ini sudah masuk ke Halmahera Utara sebanyak 11 gelombang yang berasal dari wilayah Jawa Barat, Jawa Timur dan sebagian kecil warga Nusa Tenggara Timur.
Jumlah masyarakat Transmigrasi di Kab. Halmahera utara saat ini sebanyak 17.524 kepala keluarga dengan jumlah warga sebanyak 57.920 jiwa.
“Kedepan masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan sehingga Pemda Halut meminta dukungan kepada Wakil Menteri Transmigrasi RI dapat mendukung ataupun membawa aspirasi masyarakat Halut tentang pembangunan akses jalan dan jembatan wilayah produksi lintas transmigrasi,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada Wakil Menteri Transmigrasi atas bantuan suntikan anggaran sebesar Rp. 4,9 Miliar rupiah kepada masyarakat Halmahera Utara.
“Atas nama pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara, saya Bupati, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bpk Wakil Menteri Transmigrasi bersama ibu, yang telah meluangkan waktunya untuk datang dan hadir di daerah kami, sungguh suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dan juga atas perhatian Pemerintah Pusat serta kepada rombongan pak Wakil Menteri. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga,” ucap Bupati Piet Hein Babua.
Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi mengatakan bahwa masyarakat Halmahera Utara merupakan salah satu sumber daya manusia yang unggul karena dapat menempati posisi di Pemerintahan Provinsi Maluku Utara.
“Dalam Kabinet merah putih, kami bekerja berdasarkan instruksi Presiden yang telah dibuat untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa Kebangsaan,” cetusnya.
Wamen juga mengatakan, dalam beberapa kawasan Transmigrasi di wilayah Indonesia, kebanyakan masyarakatnya telah berkonstribusi dalam hal sumber pangan diantaranya Padi, jagung dan lain-lainnya sehingga diharapkan dengan diresmikan Bendung ini dapat meningkatkan jumlah produksi Padi di kawasan transmigrasi ini.
“Kami berharap, dengan adanya dukungan dari Kementrian Transmigrasi RI kepada masyarakat yang hidup di wilayah atau kawasan transmigrasi ini dapat meningkatkan pendapatan perekonomiannya sehingga warga transmigrasi semakin kesejahteraan,” harapnya Wamen.
Acara kemudian dilanjutkan dengan, peresmian Bendung dan penanaman padi sawah sampai selesai. ( Eby).
HALUT, CH – Bupati Halmahera Utara (Halut) Piet Hein Babua, bersama Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad, dan Kepala OPD, mendampingi Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi meninjau Kawasan Transmigrasi dan meresmikan Bendung Toliwang Kecamatan Kao Barat, Rabu (16/07/2025.
Rombongan Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi bersama istri, Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Qufal Umaternate, Direktur Pengembangan Produk Unggulan Transmigrasi Sofyan Hanafi, Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggalan Transmigrasi Widarjanto, Direktur Fasilitasi Penataan Persebaran Penduduk di Kawasan Transmigrasi Ria Fajarianti dan Sekda Provinsi Malut Abubakar Abdullah.
Sementara dari pemerintah kabupaten Halmahera Utara bersama OPD yaitu, Bupati Halut Piet Hein Babua, Wakil Bupati Halut Kasman Hi Ahmad, Sekda Halut E.J Papilaya, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa bersama Wakil Ketua I DPRD Halut Inggrid Paparang dan Anggota DPRD Halmahera Utara,Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L.Gaol, Kapolres Halut diwakilkan Wakapolres Halut Kompol Saiful Egal,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan masyarakat Kecamatan Kao barat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Halut Piet Hein Babua menyampaikan bahwa Transmigrasi di Kabupaten Halmahera Utara sudah berlangsung dari Tahun 1982 dan terakhir pada tahun 2008. Warga transmigrasi sampai saat ini sudah masuk ke Halmahera Utara sebanyak 11 gelombang yang berasal dari wilayah Jawa Barat, Jawa Timur dan sebagian kecil warga Nusa Tenggara Timur.
Jumlah masyarakat Transmigrasi di Kab. Halmahera utara saat ini sebanyak 17.524 kepala keluarga dengan jumlah warga sebanyak 57.920 jiwa.
“Kedepan masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan sehingga Pemda Halut meminta dukungan kepada Wakil Menteri Transmigrasi RI dapat mendukung ataupun membawa aspirasi masyarakat Halut tentang pembangunan akses jalan dan jembatan wilayah produksi lintas transmigrasi,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada Wakil Menteri Transmigrasi atas bantuan suntikan anggaran sebesar Rp. 4,9 Miliar rupiah kepada masyarakat Halmahera Utara.
“Atas nama pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara, saya Bupati, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bpk Wakil Menteri Transmigrasi bersama ibu, yang telah meluangkan waktunya untuk datang dan hadir di daerah kami, sungguh suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dan juga atas perhatian Pemerintah Pusat serta kepada rombongan pak Wakil Menteri. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga,” ucap Bupati Piet Hein Babua.
Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi mengatakan bahwa masyarakat Halmahera Utara merupakan salah satu sumber daya manusia yang unggul karena dapat menempati posisi di Pemerintahan Provinsi Maluku Utara.
“Dalam Kabinet merah putih, kami bekerja berdasarkan instruksi Presiden yang telah dibuat untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa Kebangsaan,” cetusnya.
Wamen juga mengatakan, dalam beberapa kawasan Transmigrasi di wilayah Indonesia, kebanyakan masyarakatnya telah berkonstribusi dalam hal sumber pangan diantaranya Padi, jagung dan lain-lainnya sehingga diharapkan dengan diresmikan Bendung ini dapat meningkatkan jumlah produksi Padi di kawasan transmigrasi ini.
“Kami berharap, dengan adanya dukungan dari Kementrian Transmigrasi RI kepada masyarakat yang hidup di wilayah atau kawasan transmigrasi ini dapat meningkatkan pendapatan perekonomiannya sehingga warga transmigrasi semakin kesejahteraan,” harapnya Wamen.
Acara kemudian dilanjutkan dengan, peresmian Bendung dan penanaman padi sawah sampai selesai. (Eby)







