Tanpa Gaji, Pemuda Ini Setiap Hari Membersihkan Sampah Di Pantai Rum

Basri Hamid Saat Membersihkan Sampah

TIDORE, CH- Menjaga kondisi panatai agar tetap bersih tidak harus membutuhkan biaya, cukup dengan adanya kemauan yang tulus semua akan bisa teratasi. Ini yang dilakukan oleh Basri Hamid, Pemuda Rum Kecamatan Tidore Utara.

Pemuda yang biasa di sapa Koce ini setiap hari meluangkan waktu untuk membersihkan sampah yang berhamburan di tepi pantai, tepatnya di areal Pelabuhan Rum. Koce tampaknya prihatin dengan kondisi pantai yang tidak jauh bedah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPA).

Pemuda yang tanpa di gaji ini meluangkan waktu pada sore hari dengan membawa karung beras untuk mengumpulkan sampah-sampah rumah tangga, baik yang di buang oleh warga maupun sampah yang hanyut ke tepi pantai.

Kondisi sampah yang juga berlokasi di areal hutan Kota Kelurahan Rum Balibunga ini kondisinya sangat memprihatinkan. Tidak hanya merusak pandangan mata, kondisi sampah juga mengeluarkan bauh yang tidak sedap.

Sayangnya, Pemerintah Kota setempat tidak memperhatikan kondisi pantai yang merupakan pintu ke luar masuknya warga yang hendak ke Ternate dan sebaliknya. “Saya ikut prihatin terhadap kondisi pantai yang tidak bedah jauh dengan TPA, makanya saya berinisiatif untuk turun membersihkan sampah yang ada di pantai ini,” kata Koce, saat ditemui awak media, Rabu (6/11) sore di pesisir pantai tersebut.

Menurut Koce, pemerintah kota lebih memperhatikan kondisi TPA yang juga berada di Kelurahan Rum ketimbang kondisi pantai. “Sebenarnya kita sebagai masyarakat masih keliru dalam mendefenisikan pantai dan TPA, pantai yang indah di buat kotor dan tidak dihiraukan sedangkan TPA dihiraukan dan di buat Indah. Memang TPA berada di Kelurahan Rum Balibunga, tapi tempatnya bukan di pantai, jangan jadikan pantai Bak Mobil Sampah yang siap menampung kotoran,” kesalnya.

Koce berharap, agar masyarakat Kelurahan Rum dan Rum Balibunga bisa sadar dan tidak lagi membuang sampah ke pantai. Karena pantai merupakan tempat untuk bermain atau permandian bagi anak-anak. Selain itu pantai juga membuat suasana sejuk dan indah untuk menarik perhatian bagi setiap warga yang berkunjung ke hutan kota. “Jangan jadikan pantai ini untuk membuang sampah, apalagi sampah seperti popok dan lain sebgaianya akan menjadi sarang penyakit dan bekteri,” tegasnya.

Semoga apa yang dilakukan oleh Koce ini menjadi contoh bagi pemuda maupun warga lainya. Serta bisa sampai ke mata dan telinga Pemerintah Kota setempat, agar bisa mengembalikan kondisi pantai yang bersih dan indah. (Red)

Repoeter: Musa Abubakar

Show More
Back to top button