Tim Komisi Pengawasan Pupuk Dan Pestisida Halut Sidak Gudang Pupuk Dan Kios Pertanian Di Tobelo

Tim KP3 saat Sidak di gudang pupuk dan Kios Pertanian

HALUT, CH –Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Halmahera Utara melaksanakan kegiatan Inspeksi Mendadak (SIDAK) di wilayah kota Tobelo pada hari Jumat 30 Januari 2026.

Tim KP3 terdiri dari Kepala Dinas Pertanian selaku Ketua Tim, Sekretaris Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, unsur Instansi Vertikal (Kejaksaan dan Kepolisian) serta perangkat daerah lain yang berkompeten.

Lokasi sidak dilaksanakan di gudang distributor pupuk subsidi, gudang Penyangga PT. Pupuk Indonesia dan tujuh (7) kios pertanian di Kota Tobelo.

Pantauan media ini, dari 7 kios pertanian yang diperiksa, terdapat 4 kios yang masih menyimpan obat-obatan pestisida kadaluarsa, dengan rata-rata ±5 produk per kios. Atas temuan tersebut, Tim KP3 mengamankan sampel pestisida kadaluarsa untuk dibawa ke Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait klasifikasi jenis limbah, mekanisme dan tata cara pemusnahan yang sesuai ketentuan.

Pada satu kios pertanian, ditemukan beberapa jenis benih yang telah melewati masa kadaluarsa.Stok pupuk subsidi pada gudang distributor saat pelaksanaan sidak masih kosong, dan masih menunggu hasil koordinasi serta persetujuan dari pusat kepada PT. Pupuk Indonesia, sesuai dengan alokasi kuota triwulan I.

Stok pupuk subsidi pada Gudang Penyangga PT. Pupuk Indonesia tersedia pupuk NPK Ponska : 227.450 kg, pupuk Urea : 174.900 kg.
Jumlah stok tersebut dinilai cukup untuk menjamin ketersediaan pupuk pada musim tanam Triwulan I dan Triwulan II Tahun 2026.

Ketua Tim KP3 Halut Piet Hein Onthony berharap agar pada pertengahan bulan Februari 2026, pupuk subsidi sudah tersedia di gudang distributor, sehingga dapat segera disalurkan ke 6 kios pupuk subsidi dan petani tidak mengalami keterlambatan dalam pengaplikasian pupuk pada tanaman.

“Kami Tim KP3 menyampaikan terima kasih kepada PT. Pupuk Indonesia, Distributor Pupuk Subsidi, serta 7 Kios Pertanian yang telah menerima dan melayani Tim dengan baik, sehingga pelaksanaan sidak dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai harapan,” ungkap Piet Hein Onthony. (Eby)

Show More
Back to top button