Pemkot Tidore Gandeng RRI Ternate, Promosi Potensi Daerah

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menerima kunjungan audiensi Kepala Stasiun RRI Ternate
TIDORE, CH – Upaya memperluas jangkauan informasi pembangunan hingga ke tingkat nasional terus dilakukan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Salah satunya melalui penguatan sinergi dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI).
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menerima kunjungan audiensi Kepala Stasiun RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin, bersama jajaran di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).
Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi dalam publikasi pembangunan daerah sekaligus menggali potensi lokal melalui transformasi digital media penyiaran.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Sinen menyampaikan bahwa hubungan antara Tidore dan RRI memiliki nilai historis yang kuat. Ia mengingatkan, pada masa awal kemerdekaan, RRI pernah hadir di Tidore sebagai Radio Perjuangan Irian Barat.
“Kami menyambut hangat kehadiran RRI. Sebuah daerah yang ingin berkembang sangat membutuhkan peran media untuk menyebarluaskan capaian pembangunan yang telah dilakukan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kerja sama ini harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tidak sekadar formalitas. Saat ini, Pemkot Tidore tengah memprioritaskan tiga sektor unggulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni pertanian, perikanan, dan pariwisata, di tengah penyesuaian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).
“TIdore memiliki banyak potensi yang perlu dipublikasikan. Kami berharap kerja sama ini mampu memberikan dampak positif sehingga masyarakat luas semakin mengenal Tidore,” tambahnya.
Sementara itu, Agus Rusmin Nuryadin menjelaskan bahwa RRI kini telah bertransformasi menjadi media multiplatform yang tidak hanya mengandalkan siaran radio konvensional, tetapi juga platform digital.
“Jangkauan siaran kami sudah mencapai Morotai hingga Maba, Halmahera Timur. Kami juga menyediakan kanal khusus Info Pemda di situs resmi RRI sebagai ruang publikasi bagi pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, dalam waktu dekat RRI akan memproduksi konten khusus dari Tidore dengan menghadirkan Wali Kota sebagai narasumber utama, membahas kearifan lokal masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Kesultanan Tidore terkait pengembangan konten budaya dan promosi daerah. Sinergi ini tidak terlepas antara pemerintah dan Kesultanan Tidore,” tandasnya.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memulai program dialog interaktif sebagai upaya mempromosikan keunggulan budaya dan potensi Kota Tidore Kepulauan ke tingkat yang lebih luas.







