Dinas Pertanian Halut Bersama Kodim 1508/Tobelo Tanam Padi Gogo dan Kelapa

 

Kepada Dinas Pertanian kabupaten Halmahera Utara, Piet Hein Onthony, SP Saat Menyampaikan Sambutan

HALUT, CH – Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara bersama Kodim 1508/Tobelo kembali menanam Padi Gogo dan Kelapa, sebagai bentuk mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

Penanaman ini bertempat di Desa Kali Pitu Kecamatan Tobelo Tengah, Sabtu 25 Januari 2025. Hadir dalam kegiatan ini Plt. Dirjen Perkebunan Republik Indonesia, Heru Tri Widarto S, Si, M.Sc.

Kepada Dinas Pertanian kabupaten Halmahera Utara, Piet Hein Onthony, SP. dalam sambutannya menyebutkan, lahan pertanian pangan padi sawah berdasarkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yaitu 1.821 Hektar. Sedangkan lahan cadangan pertanian pangan yang berkelanjutan (LCP2B) 2.980 hektar. Dan luas lahan padi gogo yang tersebar di kabupaten Halmahera Utara 4.399 hektar.

“Untuk produksi padi gogo varietas inpago 13 fortis gabah kering panen 6,5 ton per hektar atau menghasilkan beras sekitar 3,9 ton per hektar. Padi sawah dengan varietas inpari 32 mencapai 6-7, 5 ton per hektar gabah kering atau menghasilkan beras sekitar 4,5 ton per hektar. Hasil ubinan Badan Statistik Daerah,” sebut Piet.

Piet mengungkapkan secara keseluruhan kabupaten Halmahera Utara memiliki perangkat benih padi dengan nama ” Ngudi Makmur” di Desa Soahukum Kecamatan Kao Barat. Untuk benih label ungu padi sawah varietas IR Nutrizing yang telah dipanen sejak minggu lalu dan masih berlangsung sampai saat ini.

“Kelompok tani di Kecamatan Kao Barat sementara panen untuk benih label ungu padi sawah varietas IR Nutrizing,” kata Piet.

Piet mengatakan keseluruhan luasan lahan yang dipanen kurang lebih mencapai 37 hektar. Dari hasil panen tersebut, 7 ton sudah digiling oleh penangkar. Disebabkan tidak ada pihak ketiga yang ingin bekerja sama. Untuk itu Piet meminta kepada Dirjen untuk bisa membantu jejaring kerja dan kemitraan.

“Untuk padi gogo varietas Inpago 13 fortis seluas 4 hektar telah dipanen minggu lalu dan suatu kebanggan pada hari ini benih lokal tersebut digunakan untuk penanaman perdana padi gogo di lokasi lahan saat ini,” jelas Piet.

Piet menambahkan ketersediaan kelompok tani tanaman pangan di Halmahera Utara sebanyak 305 kelompok, dengan jumlah penyuluh pertanian sebanyak 115 orang. Pihaknya terus berupaya meningkatkan kelompok tani tanaman pangan dan jumlah penyuluh sehingga ideal setiap desa terdapat satu penyuluh karena di kabupaten Halmahera Utara memiliki 196 desa.

Piet juga menyampaikan, usulan CPCL tanaman pangan padi gogo tahun 2025 seluar 2.500 hektar. Sementara target pusat untuk Dinas Pertanian Halmahera Utara Luas Tambah tanam mencapai 6.427 hektar.

Demikian juga dengan usulan CPCL padi sawah tahun 2025 seluas 1.500 hektar. Sementara target LTT yang diminta adalah 4.500 hektar. Untuk menjawab target tersebut, Piet memohon kepada Dirjen supaya dapat memfasilitasi dengan alat mesin pertanian yang memadai.

Kehadiran Plt. Dirjen Perkebunan Republik Indonesia Heru Tri Widarto, S, Si, M, Sc.menambah semangat  peserta yang hadir diacara ini. Hadir juga mewakili Gubernur Maluku Utara  Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara Dr. Asrul Gailea, Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery, Sekda Halmahera Utara bersama ibu.

Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald Maritua Lumban Gaol, S.E, M.M.bersama ibu, Kapolres Halmahera Utara AKBP. Faidil Zikri, S.H, S.I.K.bersama ibu, Dansubdenpom XV/1-1 Tobelo Lettu CPM Habibie Phonna, S.Sos, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Halmahera Utara yang diwakili Sekretaris TP. PKK Halut Iren MA. Lilipory, S. Pd, SD, Camat Tobelo Tengah Rianny Tonoro, S. Sos, Kepala desa Kali Pitu Alparis Pakiti, S.S.AP dan para undangan lainnya. (Eby)

Show More
Back to top button