Panitia PHBG Pemda Halut Gelar Paskah Oikumene, Moment Memperkuat Solidaritas Antar Umat Beragama

Bupati bersama pejabat lainnya
HALUT, CH – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) melalui Panitia Hari -hari Besar Gerejawi menggelar ibadah Paskah Oikumene tahun 2026.Bertempat di gedung Gereja Yesus Itu Tuhan,GBI Tobelo. Kamis 9 April 2026.
Untuk Paskah Oikumene tahun ini dengan tema “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita.” ini telah hadir pengkhotbah yaitu Ketua Sinode Gereja Toraja, Pendeta Alfred Anggui, yang telah menyampaikan tentang pembaharuan hidup. Makna dari kebangkitan Kristus.
Ketua PHBG Pemda Halut, Yudhiahart Noya mengucapkan terima kasih untuk seluruh yang sudah hadir pada ibadah Paskah Oikumene ini. Acara terselenggara atas arahan dan dukungan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Halut.
“Ada dua program pada hari Paskah yaitu kunjungan Bupati dan Forkopimda ke taman-taman Paskah dan pelaksanaan ibadah Paskah Oikumene yang merupakan puncak dari acara Paskah tahun ini,”ucap Yudhiahart.
Yudhiahart juga mengatakan, persembahan syukur dan donasi saat ini diberikan kepada saudara saudara yang mengalami konflik dua desa di Halmahera Tengah, semoga bisa bermanfaat.
Dalam sambutannya Bupati Piet Hein Babua menyampaikan bahwa Perayaan Paskah Oikumene tahun 2026 Pemda Halmahera Utara ini merupakan momen “Memperkuat Solidaritas Antar Umat Bergama”. Bupati menekankan agar seluruh elemen Daerah, harus berperan aktif dalam menjaga dan memperkuat Persatuan dan Kesatuan antar sesama umat. Terutama bagi Aparatur sipil Negara (ASN) Halmahera Utara.
“Sebagai ASN harus menjadi penyejuk di dalam lingkungan kehidupan keluarga dan Masyarakat. Sehingga, terciptanya kehidupan yang aman dan damai di masyarakat,” tegasnya Bupati.
Bupati juga meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dengan informasi melalui postingan bersifat negatif melalui media sosial yang belum tentu betul akan kebenarannya. Jika ada oknum yang selalu melakukan postingan di media sosial yang bersifat menghasut dan memprovokasi itu adalah oknum atau person, dan bukan dari satu kelompok.
“Sekali lagi itu adalah oknum bukan atas nama kelompok, jadi tidak perlu menanggapinya, biarkan pihak keamanan yang memberikan tindakan kepada oknum tersebut,” tegasnya.
Bupati juga bilang, daerah kabupaten Halmahera Utara adalah daerah yang masyarakatnya selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan Toleransi. Karena selalu ada berkat Tuhan untuk daerah Halmahera Utara.
“Karena, Berkat Tuhan akan selalu ada untuk daerah ini jika masyarakatnya selalu hidup berdampingan dan selalu bersatu dalam membangun daerah kedepan,” ungkapnya.
Jadi, kata Bupati,perayaan Ibadah Paskah Oikumene hari ini, sesuai dengan yang disampaikan oleh Pengkhotbah tadi, tidak hanya di dengar. Tetapi harus betul-betul diimplementasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hadir diacara tersebut, Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad,Sekda E.J.Papilaya,Dandim 1508/Tobelo ,Letkol Inf Alex Donald Maritua Lumban Gaol, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, Dansubdenpom XV/1-1 Tobelo Letda Cpm Irwansyah Kurniawan,pimpinan OPD, ASN dan Ketua Sinode GMIH Pdt. Anselmus Puasa,Ketua PHBI Halut, Iswan Lolahi dan para undangan lainnya. (Eby)







