Peningkatan Kualifikasi Guru PAUD Jadi Fokus Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan

Zainuddin Umasangaji. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan
TIDORE, CH – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin Umasangaji, menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi guru, khususnya di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak untuk segera dituntaskan.Senin (15/92025)
Sesuai amanat regulasi, guru minimal harus memiliki kualifikasi S1. Namun, fakta di lapangan menunjukkan banyak guru PAUD yang masih berijazah D2 atau D3.
“Kalau aturan ini diterapkan secara kaku, maka sebagian besar guru PAUD kita otomatis tidak memenuhi syarat. Ini berpotensi mengganggu keberlangsungan layanan PAUD, padahal pendidikan anak usia dini adalah pondasi penting bagi masa depan generasi kita,” jelas Zainuddin.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Jaenudin menilai perlu ada langkah strategis dari pemerintah pusat maupun daerah. Salah satu solusi yang tersedia adalah program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan guru melanjutkan pendidikan tanpa harus memulai dari nol.
“Kalau beban peningkatan kualifikasi sepenuhnya ditanggung guru, tentu sangat berat. Mereka juga punya tanggung jawab keluarga dan kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu, kami harus hadir mencari jalan keluar agar kualitas guru tetap terjamin,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat sudah menyiapkan program peningkatan kualifikasi melalui perkuliahan singkat selama dua semester untuk guru SD, SMP, maupun ITK. Program ini gratis karena sepenuhnya dibiayai negara.
“Ini peluang besar yang seharusnya bisa dimanfaatkan, termasuk bagi guru PAUD dan TK, agar mereka mendapatkan akses yang sama dalam peningkatan kompetensi,” tambahnya.
Meski demikian, Jaenudin menyoroti masih belum jelasnya mekanisme untuk guru Taman Kanak-Kanak (TK). Belum ada kepastian terkait pola rekrutmen, sistem perkuliahan, maupun teknis pelaksanaan di lapangan.
“Harapan kami sederhana tapi penting. Guru TK juga harus masuk dalam prioritas program peningkatan kualifikasi. Karena kualitas PAUD sangat ditentukan oleh kompetensi gurunya. Kalau guru terlatih, pandai, dan profesional, maka anak-anak yang mereka didik juga akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, siap bersaing, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” pungkas Zainuddin.







