Siltap Belum Terbayar, APDESI Halut Temui Pemda Halut

313

Kepala Desa Wosia Kecamatan Tobelo Tengah, Tommy E. Mozes (Foto: Rustam CH)


TOBELO, CH – Puluhan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) kembali mempertanyaka gaji dan tunjangan (siltap/penghasilan tetap) yang sampai saat ini belum dibayar oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Kepala Desa Wosia Kecamatan Tobelo Tengah Tommy E. Mozes yang juga Ketua Harian APDESI Halut kepada awak media mengatakan, puluhan kepala desa se-Kabupaten Halut yang tergabung APDESI ini terpaksa harus mempertanyakan hal itu kembali lantaran siltap atau penghasilan tetap ini belum terbayar hingga saat ini.

“Kami APDESI ingin Pemda Halut sampaikan secara terbuka dan jujur tentang kondisi keuangan daerah, apakah kas daerah kosong atau sengaja ditunda, sebab sampai saat ini hak-hak kami pemdes belum diberikan,” bebernya.

Dikatakanya, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pemerintah Pemda Halut dalam hal ini BKAD pada hari ini, Rabu (26/8/2020). Hasilnya, pihak BKAD
hanya menyampaikan bahwa masalah tersebut akan diselesaikan dalam waktu dekat. “Katanya akan ada dua sumber anggaran yang masuk ke kas daerah sehingga anggaran tersebut akan dipakai untuk bayar siltap para kades dan perangkat desa,” katanya.

BACA JUGA  Tidak Transparansi ADD Dan DD, Kades Tobo-Tobo Didemo

Tak hanya itu Tommy juga menjelaskan sebelumnya masalah ini APDESI Halut pernah menemui almarhum Sekda Halut Fredy Tjandua, bahwa siltap akan direalisasikan pada Agustus ini sehingga itu mereka temui pihak BKAD untuk pastikan komitmen pertemuan dengan sekda tersebut.

“Siltap per bulan 2,5 juta, dimana ada yang 3 bulan sampai 5 bulan yg belum dibayar. Padahal dokumen atau laporan keuangan soal anggaran sudah dimasukan dan sudah memenuhi persyaratan administrasi,” tukasnya. (Red)

Rustam gawa

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here