Kadis Pertanian Dukung Penuh MoU Pemda Dengan UGM Terkait Pengembangan Varietas GAMAPALATO

Kadis Pertanian Halut

HALUT, CH –  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara, Piet Hein Onthony, menyambut baik dan mendukung sepenuhnya rencana pengembangan tanaman pala menuju program Hilirisasi buah pala Varietas GAMAPALATO (Gajah Mada Pala Tobelo). Hal ini disampaikannya dalam wawancara terkait Pengembangan Dan Peningkatan Ekonomi Petani di Halmahera Utara Khususnya Perkebunan Pala, Kamis 16 Juli 2026.

Kadis Piet Hein Onthony menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung adanya kehadiran pihak Universitas Gadjah Mada dalam program penelitian pengembangan tanaman pala di Halmahera Utara, yang telah dilakukan penandatanganan MoU dengan Pemda Halmahera Utara. Menurutnya, kehadiran tim penelitian Universitas Gadjah Mada Program Pertanian di Halmahera Utara membuka peluang ekonomi petani pala melalui Brand Pala Dukono yang sebelumnya telah dimiliki oleh Halmahera Utara.

Varietas ini, kata Kadis. Akan dikembangkan menjadi nilai ekonomi yang lebih tinggi. Pasalnya, telah ditemukan beberapa varietas pada buah pala yang ada di Halmahera Utara yang memiliki nilai lebih tinggal dari nilai biasa pada buah pala lain. Jenis ini akan dikembangkan dan dijadikan salah satu tanaman pala organik Gamapalato.

“Brand Pala Dukono merupakan tanaman pala asal Halmahera Utara yang telah disahkan melalui kemenkumham dan mendapat Sertifikat organik dari Eropa dan Amerika melalui Investor Cina tahun 2013 dan 2014,” ungkapnya Kadis.

Untuk itu, kata Piet Hein Onthony bahwa Dinas Pertanian akan mempersiapkan dokumen MoU dengan UGM terkait pengembangan pala organik Varietas Gamapalato tersebut. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kwalitas dan kuantitas panen buah pala oleh Petani dari penemuan varietas Gamapalato.

“Jadi minggu depan, jenis biji pala varietas baru ini, kami Dinas Pertanian akan membawanya ke UGM untuk dilakukan penyulingan untuk menghasilkan minyak atsiri. Usai itu, dilakukan Uji Laboratorium untuk mengetahui Kwalitas merytistin terbaik. Dari hasil itu, akan dijadikan sebagai bibit unggul pala yang akan dijadikan klon guna meningkatkan pendapatan para Petani,” jelasnya Kadis.

Untuk itu, sambungnya Kadis. pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 5 hektar untuk dijadikan lahan budidaya dengan 3 varietas buah pala sebagai pembanding yaitu buah pala varietas Tobelo 1, buah Pala varietas Ternate 1 dan buah pala varietas Tidore 1, dengan sistem perawatan yang sama dan merata. Hal ini dilakukan untuk menilai jenis pala mana yang lebih memiliki kwalitas tinggi yang akan dibagikan kepada petani pala.

Kadis juga bilang, Kedepan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dengan menggunakan varietas Gamapalato, akan menerapkan Program Hilirisasi buah Pala, dan dipastikan akan meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Halmahera Utara.

“Dengan adanya program Hilirisasi ini, sudah tentu pendapatan petani, baik harga maupun kwalitasnya akan jauh lebih tinggi dan berpengaruh pada meningkatnya pendapatan daerah, sehingga pembangunan infrastruktur, ekonomi serta sosial masyarakat Halmahera Utara akan terus meningkatkan,” pungkasnya Piet Hein Onthony Kadis Pertanian Halmahera Utara. (Eby)

Show More
Back to top button