Kembangkan Potensi Guru, Diknas Tikep Gelar Diklat

374

Kadis Pendidikan Kota Tikep, Ismail Dukomalamo

TIDORE, CH- Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan (Tikep) terus meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di daerah tersebut. Salah satunya dengan cara menggelar diklat  pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Diklat PKB melalui  Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis zonasi jenjang TK, SD dan SMP tahun 2019 yang bertempat di Aula Handayani Dinas  Pendidikan Kota Tikep ini berlangsung sejak, Sabtu 19 Oktober dan akan berakhir pada  24 November 2019, yang  dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tikep Ismail Dukomalamo.

Ismail  berharap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik dalam rangka  peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi guru. “Guru itu adalah satu – satunya orang terdepan untuk bagimana mencerdaskan bangsa ini, tanpa guru negara ini tidak akan pintar, dan tanpa guru kualitas sumber daya manusia tidak tercipta,” kata Ismail dalam sambutanya.

Sasaran peningkatan kompetensi tersebut ditujukan kepada guru, kepala sekolah dan pengawas. Sebab banyak sekali kegiatan yang dikenal dengan penjaminan mutu pendidikan internal, yang sangat dibutuhkan oleh guru itu adalah kompetensi profesional,” Karena apa, perubahan indonesia kedepan adalah manusia indonesia yang profesional, kita harus mulai dari guru,” jelasnya.

BACA JUGA  Walikota Tikep Jadi Dewan Penasehat GP Ansor

Lebih lanjut, Ismail mengatakan bahwa guru adalah ujung tombak untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Perubahan sistem pendidikan dari tahun ke tahun adalah untuk merubah kualitas  pendidikan yang tidak baik menjadi baik. “Jadi tujuan kegiatan ini seperti itu, untuk merubah pendidikan itu jadi lebih baik, sehingga perubahan sistem ini sangat mempengaruhi,” tuturnya.

Dimana dalam kegiatan tersebut Kota Tidore Kepulauan terbagi dalam 4 zonasi, diantaranya, zonasi Tidore Utara dan Tidore Selatan, Tidore dan Tidore Utara, Oba dan Oba Tengah serta Oba Utara dan Selatan. Dengan kegiatan ini pelayanan pendidikan semakin dekat dengan Kecamatan di masing – masing zonasi sehingga perubahan pendidikan yang diharapkan bisa  terwujud. “Guru itu ujung tombak dilapangan, gagal guru  dilapangan, maka gagal Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan pada misi pendidikannya,” tutupnya.

Sementara Kepala Bidang Pembina Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Tikep, Jamil Hadi yang juga sebagai ketua panitia pelaksanaan diklat menyampaikan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Guru profesional memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan prestasi peserta didik. “Penelitian menunjukan bahwa 30 persen prestasi peserta didik ditentukan oleh guru. Dalam upaya menjaga keprofesionalnya, guru senantiasa harus meng-update diri dengan melakukan berbagai pengembangan keprofesional berkelanjutan.” ujarnya.

BACA JUGA  Harumkan Nama Tidore, Walikota Perintahkan Seluruh SKPD Jemput Tim Persikota

Untuk diketahui di 2019 Dinas Pendidikan Kota Tikep bekerja sama dengan Direktorat PG, Dikdas dan Direktorat PG TK-PAUD dan Dikmas  kembali menggalakkan peningkatan mutu guru yang salah satunya melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan PKB melalui PKP berbasis zonasi yang tujuan utamanya meningkatkan kompetensi guru melalui pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi.(Red)

Reporter: Musa Abubakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here