RSUD Tobelo Hadirkan Layanan Operasi Bedah Saraf Pada Anak Usia 7 Tahun

Dokter Don Petonengan Saat di Wawancara 

HALUT, CH – Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Tobelo terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Salah satu keberhasilan yang bisa di bilang sukses dan gemilang adalah tim dokter RSUD Tobelo berhasil melakukan Operasi Tumor Otak dibawah tengkorak.

Hal itu disampaikan oleh dr. Don Petonengan, di ruang prakteknya RSUD Tobelo Halmahera Utara, Rabu 6 Agustus 2025. Dokter Don mengatakan, menajamen RSUD Tobelo sangat bersyukur karena berhasil melakukan Operasi Tumor Otak lewat lubang hidung.

“Jadi, operasi bedah saraf tumor otak yang kami lakukan ini memiliki kesulitan yang sangat berat. Karena selain pasien masih berusia 7 tahun, juga tumor otaknya berada dibawah dasar tengkoraknya, sehingga operasi harus dilakukan melalui hidung dan membutuhkan ketelitian dalam penanganannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Operasi tersebut membutuhkan tim dan alat yang memadai, dan untuk tim dan peralatan ini sudah tersedia di RSUD Tobelo jadi dilakukan Operasi Pengangkatan Tumor Otak pada pasien 7 tahun tersebut.

“Untuk operasi yang kami lakukan seperti ini perdana di Halmahera Utara. Dan secara umum di Maluku Utara, operasi ini sudah yang kedua kali. Namun, untuk operasi anak di Maluku Utara ini masih yang pertama. Karena, di tahun 2023 lalu di RSUD Chasan Busori Ternate ini pasiennya orang dewasa,” jelas dokter Don.

Saat ditanya terkait hambatan dalam operasi ini, dokter Don mengatakan bahwa hambatan itu selalu ada terutama kekhawatiran dari pihak keluarga. Pihak keluarga pasti merasa cemas sebab  operasi kasus seperti ini baru pertama dilakukan di RSUD Tobelo. Selain itu pihak keluarga juga mungkin akan merasa cemas  dengan kondisi pasien, dimana pasien ini berasal dari luar kota Tobelo yang datang menempuh perjalanan dengan jarak yang cukup jauh dari Tidore.

Dokter Don juga mengatakan, untuk kelengkapan alat operasi bedah saraf ini hanya ada dua Rumah Sakit yang  memiliki, namun untuk bedah saraf tipe kasus seperti ini hanya ada di Tobelo dengan peralatan yang sudah lengkap.

Lebih lanjut, dokter Don menjelaskan bahwa tumor yang dialami pasien anak 7 tahun ini berada di dasar tengkorak atau dengan bahasa sederhananya tumor ini berada di belakang mata. Sehingga, saat tumor itu tumbuh dan berkembang dampak pertamanya adalah tertekannya saraf mata. Sehingga, awal deritanya pasien ini pandangannya kabur dan penyebabnya itu genetik dari gennya.

“Jadi, karena ini genetik dari gennya, tumor ini bisa saja tumbuh dan bisa juga tidak. Untuk itu, keluhan anak sangat penting untuk didengarkan, misalnya anak mengeluhkan pandangannya kabur atau melihat sebuah benda itu dua, ini sudah harus diperhatikan oleh orang tua untuk mendeteksi dini menjadi faktor prognosif atau faktor yang mempengaruhi hasil pengobatan. Karena jika tidak, semakin lama saraf itu tertekan semakin susah untuk disembuhkan, dan bisa juga tidak akan bisa disembuhkan lagi,” jelasnya dokter Don.

Dokter Don juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Utara dan jajaran manajemen RSUD Tobelo serta khusunya kepada Direktur RSUD Tobelo dr. Janta Boni, juga terima kasih atas support dari PT.STOF yang telah menyediakan alat khusus yang dibawa dari jakarta untuk RSUD Tobelo. (Eby)

Show More
Back to top button