Stok Bapok Di Tikep Stabil Hingga Satu Bulan Ke Depan

411
cerminhalmahera

Rapat Pemkot Tikep Bersama Tim Gabungan Satgas Covid 19 (Foto: Muasa CH)


TIDORE, CH – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mengklaim,  bahan pokok (bapok) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) masih tetap stabil, meskipun dihadapkan dengan wabah Virus Corona atau Covid19. Bahkan diprediksi akan aman hingga satu bulan ke depan.

Hal ini terungkap dalam rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tikep yang dipimpin langsung oleh Walikota Capt. H. Ali Ibrahim, di Aula Sultan Nuku kantor Walikota, Rabu pagi, (1/4/2020). “Ketersediaan bahan pokok untuk satu bulan ke depan, Insya Allah masih tetap stabil,” kata Saiful Bahri Latif, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tikep.

Menurut Saiful, ketersedian Bapok di Tikep masi aman  karena pada Selasa, (31/3/2020), kapal tol laut telah sandar di Pelabuhan Trikora Tidore, dan saat ini sedang dalam proses pembongkaran sekitar 180 ton beras, 27 ton gula, 52 ton minyak goreng dan beberapa bahan campuran. “Totalnya ada 32 kontainer untuk bahan pokok dan satu kontaiener ayam potong,” ungkapnya.

Terkait dengan ketersedian stok Bapok tetap stabil selama Bulan Suci Ramadhan, dijadwalkan pada tanggal 22 April, kapal tol laut kembali sandar di Pelabuhan Trikora untuk membawa Bapok. Mendengar laporan tersebut, Ketua Gugus Tugas Covid-19, Ali Ibrahim, memerintahkan kepada Perindagkop dan OPD bersama BUMD Aman Mandiri untuk segera memanfatkan trip tol laut berikutnya, dengan membeli dan mendatangkan bapok sesuai kebutuhan mendesak berupa beras dan gula.

BACA JUGA  Tim Mabes TNI AL Tinjau Lokasi Sail Tidore

Dandim 1505/Tidore selaku Wakil Ketua I Gugus Tugas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan, Letkol (Inf). Cecep Kurniawan, mengingatkan kepada Tim Gabungan Gugus Tugas dalam menjalankan tugas di lapangan tetap memperhatikan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kapolres Tidore yang menjabat Wakil Ketua II Gugus Tugas yang diwakili Kabag Ops. Kompol Andreanaldo, mempertegas kembali maklumat Kapolri tentang penetapan status kewilayahan tidak mengganggu kegiatan perekonomian, dengan memberikan kesempatan kepada orang untuk berusaha dengan tetap memperhatikan aturan kesehatan.

Kepala Kejaksaan Tidore, Adam Saimima, memberikan catatan evaluasi terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid-19 oleh Gugus Tugas agar selalu solid di tingkat atas sampai bawah. Diperlukan adanya kajian mendalam terkait penganggaran yang diprioritaskan pada upaya pencegahan secara disiplin, sehingga tepat sasaran. “Satu hal lagi, jangan membatasi orang secara berlebihan dalam mencari makan, oleh karena itu Tim Gugus Tugas harus segera tanggap dan antsipasi di tingkat masyarakat,” pintanya.

Sementara itu Sekretaris Kota Tikep, Asrul Sani Soleman yang juga Sekretaris Gugus Tugas Covid-19, meminta kepada OPD terkait segera  mengisi formolir kebutuhan daerah dalam penanganan Covid-19 sebagaimana Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 440/2627/SJ tentang Permintaan Data Kebutuhan Penanganan Covid-19.  (Red)

BACA JUGA  DLH Sebut Proyek Saluran Air Milik PUPR Malut Tidak Memiliki Izin Lingkungan

Reporter: Musa Abubakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here