Bupati Halut Buat Terobosan Spektakuler, Setelah Rapat Dengan Pimpinan PT. Tanto Intim Line

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua bersama Direktur Operasional PT. Tanto Intim Line, Steven Lesawengen

HALUT, CH – Terobosan dan gebrakan besar dilakukan oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, saat melakukan pertemuan dengan Direktur Operasional PT. Tanto Intim Line, Steven Lesawengen.

Pertemuan yang berlansung pada Jumat, (25/07/25), di Hotel Four Point Sheraton Pakuwon,  Surabaya Jawa Timur ini membahas tentang Ekspor Angkut Lanjut.

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, saat dihubungi via telepon selulernya memaparkan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihak PT. Tanto Intim Line sangat responsif dan proaktif, mendukung serta membantu Pemda Halut dalam pelaksanaan kegiatan Eksport Angkut Lanjut.

“Bentuk konkrit dari dukungan itu adalah mereka (PT. Tanto Intim Lune) akan menyiapkan kontainer ekspor secara gratis dan akan dikirim ke Tobelo agar bisa digunakan oleh PT. Niko dalam rangka ekspor tersebut. Hal ini ditegaskan secara resmi oleh Direktur Operasional PT. Tanto Intim Line, Steven Lesawengen,” kata Piet.

Tindak lanjutnya akan dilakukan oleh PT. Tanto dan PT Niko, dan akan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, dengan melakukan pertemuan yang melibatkan semua stakeholder yang ada seperti Bea Cukai, Karantina dan  PT. Syurindo Perkasa.

“Pertemuan ini akan dilakukan pekan depan lewat zoom untuk memantapkan semua proses ini,” jelas Bupati Piet.

Lebih lanjut kata bupati, ini tentu menjadi satu langkah maju dan cukup spektakuler karena tak disangka PT. Tanto langsung menanggapi dan akan siapkan serta mengirim kontainer eksport sehingga kebiasaan selama ini, dimana barang-barang atau komoditi yang dibawah dari Tobelo dengan menggunakan kontainer biasa, harus dibongkar dulu di pelabuhan Surabaya, kemudian dimasukkan dalam kontainer pelabuhan, tidak akan terjadi lagi.

“Kita akan langsung memuat komoditi kita di pelabuhan Tobelo dengan menggunakan kontainer ekspor sehingga barang hanya sekali saja dimuat tanpa harus dibongkar seperti yang selama ini terjadi,” jelasnya.

Bupati Piet berharap dan meminta dukungan serta doa dari seluruh warga masyarakat Halut agar proses ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dengan harapan pemerintah daerah  mendapat DBH dari proses ini.

“Artinya akan ada kontribusi yang cukup signifikan bagi daerah kita yang selama ini tidak pernah terjadi. Ini merupakan sebuah terobosan besar yang perlu kita lakukan untuk menggerakkan proses Hilirisasi guna mendukung ketahanan pangan di Halut,” ungkap Bupati Piet. (Eby)

Show More
Back to top button