Bupati Halut, Piet Hein Babua Raih Golden Leader JMSI Award 2026

Bupati Halut Saat Terima Penghargaan

HALUT, CH – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Golden Leader Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah inovatif yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan, termasuk keberhasilan menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) hilirisasi kelapa di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Penghargaan diserahkan pada Malam Anugerah Golden Award HUT ke-6 JMSI yang digelar di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Provinsi Banten, Minggu 8 Februari 2026 malam, bertepatan dengan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Kabupaten Halmahera Utara sendiri tercatat sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang memberlakukan Perda hilirisasi kelapa, sebagaimana pernah diberitakan oleh sejumlah sebelumnya.

Golden Leader Award 2026 diberikan kepada Piet Hein Babua sebagai kepala daerah yang dinilai inovatif dan inspiratif dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal. Salah satu kebijakan strategisnya adalah Perda hilirisasi kelapa yang menjadi terobosan dalam penguatan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan.

Piet Hein Babua mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, apresiasi dari JMSI menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan di daerah.

“Terima kasih kepada teman-teman JMSI. Apresiasi ini tentu menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Halmahera Utara dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Bupati Piet menegaskan, kebijakan hilirisasi kelapa yang diterapkan pemerintah daerah bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi masyarakat.

Ketua Umum Pengurus Pusat JMSI, Teguh Santosa, menjelaskan bahwa Golden Leader Award merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah dan tokoh yang dinilai memiliki inovasi, kinerja, serta dedikasi bagi masyarakat.

“Awalnya terdapat banyak usulan yang didorong oleh teman-teman di daerah. Kemudian kami melakukan kurasi untuk menentukan pihak yang paling tepat menerima penghargaan,” kata Teguh.

Selain Bupati Halmahera Utara, sejumlah kepala daerah dan tokoh nasional juga menerima penghargaan serupa atas inovasi dan kinerja masing-masing, di antaranya Wali Kota Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta beberapa Kementerian.

Teguh menambahkan, Golden Leader Award 2026 tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi pesan moral dan politik kebangsaan. Penghargaan diberikan kepada kepala daerah yang dinilai inovatif, berprestasi, serta memiliki komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif.

Menurutnya, di tengah tantangan dan krisis kepercayaan publik, masih banyak praktik baik di daerah yang patut diapresiasi dan dijadikan contoh.

“Melalui Golden Leader Award ini, JMSI mendorong lahirnya kepemimpinan daerah yang terbuka terhadap kritik media, menghormati kebebasan pers, serta menjadikan informasi sebagai instrumen pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya. (Eby)

Show More
Back to top button