Pelaksanaan Hari Nusantara, Pengunjung Berbau Miras Dilarang Masuk ke Pulau Tidore

Foto bersama Kapolresta Tidore KOMBES POL. Yuri Nurhidayat. S.I.K. M.H Bersama Insan Pers
TIDORE, CH – Pihak Kepolisian Resor Kota Tidore Kepulauan akan menindak tegas para pengunjung yang mengganggu kenyamanan Hari Nusantara yang akan digelar di Kota Tidore Kepulauan pada 10 – 13 Desember 2023 mendatang.
Kapolresta Kota Tidore Kepulauan, KOMBES POL. Yuri Nurhidayat. S.I.K. M.H, menegaskan pihaknya akan memperketat pos masuk dan untuk para pengunjung yang berbau cap naga atau mengkonsumsi minuman beralkohol (miras) akan dilarang masuk ke Tidore.
“ Disetiap Pos Penjagaan, Akan di periksa, yang berbau cap naga (Bau Minuman Keras) dilarang masuk Tidore” Tegasnya kepada sejumlah wartawan seraya memerintahkan kepada jajarannya yang hadir mengikuti press release dan doa bersama dalam rangka kesiapan dan kelancaran Hari Nusantara 2023, di Legen Coffee, Rabu 6 Desember 2023.
Selain menghimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kamtibmas (Keamanan dan ketertiban masyarakat). Pihaknya juga memaparkan sejumlah potensi kerawanan keamanan jelang Hari Nusantara.
Dari potensi kerawanan, Polresta Tidore Kepulauan juga membuat penanganan keamanan dengan melibatkan 825 personil gabungan yang terdiri dari 200 personil Polresta Tidore, BKO Polda Malut sebanyak 524 personil serta 100 personil dari Kodim 1505 Tidore.
Kapolresta juga membeberkan bahwa Hari Nusantara 2023 mendatang akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Negara yang sudah terkonfirmasi, namun untuk Presiden Joko Widodo sendiri pihaknya masi menunggu konfirmasi dari Istana.
“Kedatangan Presiden masi menunggu Istana, yang sudah terkonfirmasi itu Mentri Perhubungan dan beberapa pejabat Tinggi Negara,” akuinya.
Lanjut Pria dengan tiga Melati di pundaknya ini, sudah menyediakan jalur alternatif untuk kedatangan Presiden Republik Indonesia. Jalurnya pun dibagi menjadi beberapa alternatif.
Alternatif pertama menggunakan pelabuhan Rum sebagai jalur masuk menuju Lokasi Acara, Sementara untuk jalur masuk Pelabuhan Trikora akan memakai jalur utama mulai dari jalan A.Yani hingga menuju Rumah Singgah (Kediaman Walikota Tidore Kepulauan).
Untuk Alternatif menggunakan udara, pihaknya akan menggunakan Stadion Marimoi sebagai Helipad (Landasan untuk helikopter).
Lebih Lanjut, Kapolresta juga memaparkan pola penanganan acara puncak yang menghadirkan Band SLANK. Namun pihaknya masi berkoordinasi dengan event organizer (panitia acara) untuk memastikan letak panggung utama.
“kami masi berkoordinasi dengan EO (event organizer) untuk memastikan letak panggung, karna dipastikan akan padat pengunjung,” tutupnya. (Uca)







