Wali Kota Tidore Apresiasi Musyawarah Besar Perdana IPMS Selawaring

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bersama Ketua TP PKK Rahmawati Muhammad Sinen berfoto bersama peserta Musyawarah Besar I Ikatan Pemuda Mahasiswa Selawaring (IPMS) Tahun 2026 di Aula BPMP Provinsi Maluku Utara
TIDORE, CH – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, didampingi Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Rahmawati Muhammad Sinen, menghadiri sekaligus mengapresiasi Musyawarah Besar (Mubes) I Ikatan Pelajar Mahasiswa Selawaring (IPMS) Kelurahan Rum Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula BPMP Provinsi Maluku Utara, Minggu (4/5/2026) ini menjadi momentum penting bagi pemuda Selawaring untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat peran organisasi.
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menyampaikan bahwa pelaksanaan musyawarah tersebut merupakan bukti keseriusan generasi muda dalam membangun solidaritas dan kontribusi nyata bagi daerah.
“Musyawarah ini adalah langkah awal yang baik. Kami berharap dapat melahirkan gagasan inovatif dan solutif dalam menjawab tantangan generasi muda saat ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan akan terus membuka ruang bagi organisasi kepemudaan, termasuk IPMS, untuk bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah menuju visi Tidore yang aman, nyaman, ramah, maju, dan berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Tidore Kepulauan, Mansyur Djamal, menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ia mengajak pemuda untuk aktif memberikan edukasi di lingkungan sekolah guna membangun budaya inklusif dan anti-kekerasan.
“Pemuda harus hadir memberikan pemahaman kepada generasi muda. Mari kita turun ke sekolah-sekolah untuk mendorong pendidikan inklusif dan budaya anti-kekerasan,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator IPMS, Ilyas, mengatakan bahwa musyawarah besar ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi bentuk komitmen terhadap cita-cita besar organisasi.
“Organisasi adalah entitas yang hidup. Ia harus terus dievaluasi dan berinovasi agar tetap relevan di tengah perubahan zaman,” ujarnya.
Ilyas juga menambahkan, IPMS hadir sebagai wadah intelektual, kreativitas, serta akselerator perubahan bagi pemuda di Kelurahan Rum dan Rum Balibunga.
“Kami ingin menjadi ruang bagi pemuda untuk berpikir kritis dan menyalurkan potensi positif demi kemajuan daerah,” pungkasnya.







