SSIB GMIH Digelar, Bupati Ajak Samakan Persepsi dan Persatuan

Bupati Halut Saat Sambutan
HALUT, CH – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad bersama Forkopimda hadiri pembukaan Sidang Sinode Istimewa Bersama (SSIB) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH). Kegiatan tersebut dipusatkan di gedung Gereja Immanuel Gamsungi Tobelo.Kamis 23 Juli 2026.
Acara dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Michael Souhuwat, dan sebagai pengkhotbah Pendeta James Haire dari Australia diiringi dengan persembahan puji -pujian dari berbagai jemaat.
Dalam sambutannya Bupati Piet Hein Babua mengatakan terlaksananya kegiatan tersebut, merupakan amanat dari masing-masing sinode sebagai wujud komitmen bersama untuk menempuh proses penyatuan. Momentum ini memiliki makna yang sangat penting bagi perjalanan Gereja dalam membangun persatuan dan kesatuan.
“Forum ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk menyamakan persepsi, mempererat komunikasi, dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan persatuan GMIH. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat berpartisipasi secara positif dan mengedepankan semangat persaudaraan,” pungkasnya.
Bupati menyatakan bahwa kesiapan Pemerintah Daerah selalu mendukung sepenuhnya proses penyatuan kedua Sinode tersebut. Karena Pemerintah memiliki kewajiban untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang kondusif agar seluruh tahapan persidangan dapat berlangsung dengan baik, aman, dan damai.
Selain itu Bupati juga menegaskan Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional serta memberikan dukungan terhadap kelancaran proses persidangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia Luksen Jems Mayor, menegaskan bahwa Persidangan Istimewa yang dilaksanakan pada hari ini bukanlah forum untuk memilih siapa yang menang atau kalah, melainkan sebuah proses untuk mewujudkan rekonsiliasi, membangun kesepahaman, dan menyatukan kembali keluarga besar GMIH dalam semangat kasih Kristus.
“Karena yang kita laksanakan adalah Sidang Istimewa, maka sudah sepatutnya kita hadir dengan hati yang istimewa pula. Hati yang dipenuhi kasih, kerendahan hati, pengampunan, dan kerinduan untuk bersatu akan melahirkan keputusan-keputusan yang istimewa, yang menjadi berkat bagi gereja dan seluruh umat,” pungkasnya.
Luksen berharap, seluruh rangkaian Sidang Istimewa ini berlangsung dengan penuh hikmat dan tuntunan Tuhan, sehingga menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa rekonsiliasi, mempererat persatuan, menghadirkan kedamaian di tengah jemaat, serta memuliakan nama Tuhan bagi kemajuan GMIH dan kesaksian gereja di tengah masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Sekum PGI Indonesia Pendeta Darwin Darmawan menyampaikan GMIH merupakan salah satu cermin bagi umat Kristiani, bukan hanya di Maluku Utara tetapi juga di Indonesia. Oleh karena itu, marilah kita menjaga persatuan, memperkuat kasih persaudaraan, mengedepankan semangat rekonsiliasi, serta menjadikan Gereja sebagai teladan dalam menghadirkan damai, keadilan, dan kasih Kristus di tengah masyarakat.
“Hari ini merupakan langkah besar yang patut kita syukuri dan banggakan. Kegiatan penyatuan yang sedang kita laksanakan bukan sekadar agenda organisasi, melainkan menjadi momentum bersejarah untuk mempererat kembali tali persaudaraan, memperkuat pelayanan, serta menghadirkan kesaksian gereja yang semakin kokoh dan berdampak bagi umat,” katanya.
Sementara Ketua Sinode GMIH Pendeta Demianus Ice yang juga selaku Ketua Tim Penyatuan GMIH, mengatakan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda organisasi Gereja, tetapi merupakan momentum rohani untuk mencari kehendak Tuhan demi masa depan Gereja Masehi Injili di Halmahera.
” Saya mengajak seluruh warga GMIH, baik yang ada di Halmahera maupun di berbagai daerah di Indonesia, khususnya seluruh jemaat GMIH di Maluku Utara, marilah kita hadir dalam sidang ini dengan kerendahan hati. Jangan datang untuk mempertahankan perbedaan, tetapi datang untuk membangun persaudaraan.
Jangan datang untuk mencari siapa yang benar atau salah, tetapi datang untuk mencari kehendak Tuhan bagi gereja-Nya, Sidang Sinode Istimewa Bersama ini kiranya menjadi titik awal untuk menyatukan kembali keluarga besar GMIH, baik GMIH Jalan Kemakmuran maupun GMIH Jalan WKO,”ungkap Demianus.
Demianus Ice berharap kepada seluruh jemaat untuk menatap masa depan GMIH dengan semangat persatuan, saling mengasihi, saling mengampuni, dan saling menopang.
“Kiranya melalui sidang ini lahir keputusan-keputusan yang membawa damai, memperkuat kesaksian gereja, dan menjadi berkat bagi seluruh umat serta masyarakat, ” tutup Demianus.
Hadir juga di acara pembukaan SSIB GMIH Wakil Bupati Halut Kasman Hi Ahmad, Ketua Kepala Biro Kesra Provinsi Maluku Utara Asrul Gailea, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, Wakapolres Halut Kompol Saiful Egal, Pdt. Anselmus Puasa, Pdt.James Haire dan Mewakili Kajari Halut Kasubak pembinaan Agustinus Patipeluhu serta peserta sidang dan undangan lainnya. (Eby)







