BPBD Tidore Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar

TIDORE, CH – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang mulai terjadi di sejumlah wilayah. Langkah antisipasi ini dilakukan menyusul peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem.

Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, mengatakan bahwa seluruh personel diminta untuk meningkatkan kecepatan respons dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana. Menurutnya, kerja kolaboratif menjadi kunci agar penanganan dapat berjalan cepat dan tepat.Kamis. (6/11/2025).

“Kami memaksimalkan kesiapsiagaan seluruh jajaran untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Koordinasi dengan instansi vertikal dan OPD terkait terus dilakukan, termasuk pelaksanaan gladi dan simulasi agar rencana penanganan di lapangan lebih efektif,” ungkap Muhammad Abubakar.

Ia menjelaskan, BPBD bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi mulai dari akses logistik, kesiapan jalur evakuasi, hingga dukungan layanan kesehatan. Dalam kondisi darurat, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas sosial untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan dengan dinas kesehatan untuk pelayanan medis bagi warga terdampak.

“Sebelum terjadi bencana, mitigasi sudah kami lakukan. Bila terjadi dampak, kami sudah siap kolaborasi untuk membantu masyarakat secepat mungkin,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abubakar menyampaikan bahwa fenomena cuaca saat ini bersifat variatif dan tidak merata antar wilayah, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan banjir.

“Kondisi cuaca memang tidak menentu. Kadang hujan, kadang cerah dalam waktu singkat, dan berbeda antar wilayah. Masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG,” ujarnya.

BPBD juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Dengan kesiapsiagaan bersama, pihaknya berharap dampak bencana dapat diminimalisir.

Show More
Back to top button