Karyawan Lokal Siap Dukung PT. NHM Untuk Beroperasi

Pemuda Lingkar Tambang Siap Gelar Aksi  Dukung PT.NHM Untuk Beroperasi (Foto: Rustam CH)


TOBELO, CH – Pemuda lingkar tambang di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) bakal melakukan aksi tandingan pada Selasa besok (7/7/2020) untuk mendukung operasi PT. NHM yang saat ini sudah di ambil alih oleh PT. Indotan Halmahera Bangkit.

Aksi tersebut ini dilakukakan guna menepis isu bahwa PT. Indotan yang tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang. Baik dari sisi program pendidikan dan program lainnya.

“Malam ini kami lakukan rapat untuk gelar aksi besok. Dimana pada poin-poin yang mengacu pada UU ketenagakerjaan,” jelas, Nasrun Hasan salah satu pemuda lingkar tambang, Senin (6/7/2020).

Dikatakannya bahwa, aksi ini juga menepis tuntutan dari sejumlah pemuda yang melakukan demo yang mendesak pihak PT. NHM untuk memecat karyawan yang telah lama bekerja di PT. NHM.

“Aksi ini kemungkinan ditunggangi oleh orang-orang yang sudah di depak dari CSR PT. NHM beberapa waktu lalu karena ada kesalahan. Ini dicurigai ada tendensi kepentingan yang lain. Tuntutan aksi juga tidak mendasar,”jelasnya.

Seperti yang di ketahui bersama. Lanjut Nasrun, PT. Indotan merupakan perusahan baru yang mengambil alih saham PT. NHM, sehingga mari bersama-sama memberikan kesempatan untuk membenahi sistem yang sebelumnya amburadul dan sengaja di mainkan oleh beberapa oknum di dalam CSR PT. NHM dan sudah di keluarkan oleh pihak perusahan.

“Kita lihat, baru saja menjadi pemilik saham PT. NHM yang baru, sudah banyak kegiatan sosial yang nyata dilakukan. Baik bantuan di tengah pandemi untuk masyarakat dan fasilitas APD dan juga alat kesehatan lainnya untuk Rumah Sakit yang menangani pasien Covid-19 di Malut.”pungkasnya

Ditambahkan Nasrun, terkait dengan tuntutan masa pemuda megenai beasiswa pendidikan dan juga pembangunan mes atau asrama, sudah di akomodir oleh perusahan.

“Kita tentu harus jeli melihat sesuatu tanpa harus termakan doktrin dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,”Tutupnya. (Red)

Reporter: Rustam Gawa

Show More
Back to top button