Tumpukan Sampah Di Kota Sofifi Menjadi Perhatian DPRD Malut

313

Tumpukan Sampah Di Kota Sofifi (Foto: Warga Net)


TIDORE, CH – Tumpukan sampah di Kota Sofifi Maluku Utara (Malut) yang meresahkan warga akhirnya menjadi perhatian dari DPRD Malut. Para wakil rakyat dalam waktu dekat ini akan melakukan rapat bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep).

Perhatian DPRD Malut ini bisa dilihat dari kunjungan kerja Ketua DPRD Malut Kuntu Daud bersama Komisi III ke Kantor Walikota Tikep, Jumat (7/8/2020). Kunjungan kerja ini disambut langsung oleh Pj. Sekretaris Kota Tikep, Kartini Elake di ruang rapat Walikota.

Kartini menjelaskan, kunjungan DPRD Malut ini selain membahas persoalan sampah, dibahas juga terkait dengan persiapan STQ tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di 2021 di Sofifi, selaku tuan rumah.

“Meskipun Sofifi adalah ibu kota provinsi akan tetapi Sofifi berada di wilayah Kota Tidore Kepulauan sehingga Pemerintah Kota Tidore akan mendukung penyelenggaraan STQ nanti tetapi tidak terlepas juga dari dukungan Dewan Provinsi untuk mendukung kegiatan ini,” kata Kartini.

Sementara Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud mengatakan, dalam waktu dekat ini akan dilakukan rapat hearing dengan Pemkot Tikep, Pemprov Malut serta dinas terkait untuk membicarakan mengenai dengan persoalan sampah yang ada di Sofifi, “Untuk itu saya akan memfasilitasi mobil pengangkutan sampah dalam mendukung penyampahan yang ada di Sofifi,” tukasnya.

BACA JUGA  Di Tikep, Si Jola Siap Cetak KTP Di Depan Rumah

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Malut, Zulkifli H. Soleman menegaskan, pengolaan sampah di Sofifi ini adalah kewenangan Pemkot Tikep, karena Sofifi berada di wilayah Kota Tikep. “Sehingga kami dari Komisi III melakukan tatap muka dengan Pemda Tidore agar sama-sama mencari solusi dalam pengelolaan sampah yang ada di sofifi,” tuturnya.

Zulkifli juga berharap Pemkot Tikep dan Pemprov Malut agar tetap bersinergi untuk mendukung pelaksanaan STQ Tingkat Nasional serta pengelolaan sampah yang ada di Sofifi dari aspek sarana dan prasarana maupun aspek-aspek lain yang mendukung.

Sekedar diketahui, tumpukan sampah di pusat Kota Sofifi dibiarkan begitu saja hingga berbulan-bulan tanpa ada perhatian. Sampah yang mulai mengeluarkan bauh busuk ini pun mulai meresahkan warga sekitar. (Red)

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here