Wajib Belajar 13 Tahun, Jahra Mandar Tekankan Pentingnya PAUD Sebagai Pondasi Awal 

Kepala Bidang PAUD, Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Jahra Mandar

TIDORE, CH – Program wajib belajar 13 tahun memberi ruang yang luas bagi masyarakat untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan sejak usia dini. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi pondasi awal sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD).

Kepala Bidang PAUD, Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Jahra Mandar, menjelaskan bahwa melalui PAUD setiap anak akan mendapatkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang nantinya digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Karena itu, setiap anak yang lulus dari Taman Kanak-Kanak (TK) wajib memiliki surat tanda tamat belajar sebagai syarat masuk SD. Sebaliknya, sekolah dasar hanya bisa menerima siswa baru yang telah memiliki surat kelulusan dari TK.

“PAUD adalah pintu awal yang sangat penting. Kalau anak-anak tidak melewati tahapan ini, maka pondasi pendidikan mereka akan rapuh. Jadi, wajib belajar 13 tahun harus kita kawal bersama mulai dari PAUD,” ungkap Jahra Mandar.

Saat ini, Pemerintah Daerah bersama masyarakat telah membentuk Pokja PAUD dan mengukuhkan Bunda PAUD di tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga desa. Total ada 89 Bunda PAUD yang siap mendampingi dan mengawal program prioritas Kementerian Pendidikan, termasuk wajib belajar 13 tahun. Selain itu, juga terus digalakkan program “Ayo ke PAUD” sebagai upaya meningkatkan kesadaran orang tua.

Meski begitu, tantangan masih cukup besar. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah anak usia PAUD yang sudah terdaftar di satuan pendidikan mencapai lebih dari 3.000 anak, sementara sekitar 2.000 anak lainnya belum terdata atau belum masuk layanan PAUD. Anak usia 0–2 tahun tercatat sekitar 1.000 lebih, usia 3–4 tahun yang seharusnya berada di Kelompok Bermain (KB) juga sekitar 1.000, sementara anak usia 5–6 tahun sudah seharusnya masuk Taman Kanak-Kanak (TK).

Jahra juga berharap anak-anak di Kota Tidore kepulauan mendapatkan pendidikan yang berkualitas sejak dini sebelum masuk ke sekolah dasar.

“Dengan kolaborasi semua pihak pemerintah, pengelola TK, guru PAUD, serta dukungan masyarakat, kita harapkan anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas sejak dini, sebelum masuk ke SD,” tutup Jahra .

Show More
Back to top button