Wawali Tidore Promosikan Wisata dan Budaya di Jakarta

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menghadiri kegiatan Podcast Discover National Treasure

TIDORE,CH – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menghadiri kegiatan Podcast Discover National Treasure Tidore-Ternate yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Kehadiran ini merupakan bagian dari promosi besar potensi wisata Tidore yang berlangsung pada 20 April hingga 7 Juni 2026. Program ini menitikberatkan pada pengembangan pariwisata berbasis budaya, sejarah, dan kuliner.

Dalam sesi bincang, Ahmad Laiman memaparkan keunikan Tidore sebagai salah satu daerah dengan luas daratan terbesar di Indonesia. Meski demikian, Tidore tetap mempertahankan suasana pedesaan yang asri serta memiliki sejarah panjang sebagai ibu kota pertama Irian Barat dan pusat Kesultanan Tidore.

“Tidore menawarkan kekayaan alam yang luar biasa. Salah satunya melalui Taman Nasional Aketajawe-Lolobata yang menjadi habitat hewan endemik seperti burung bidadari,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain potensi daratan, kekayaan bahari Tidore juga sangat menonjol. Di antaranya keberadaan hiu berjalan serta kawasan konservasi laut di Teluk Lumba-Lumba yang telah terjaga sejak ratusan tahun lalu.

Bagi pecinta selam, Tidore juga menawarkan berbagai titik penyelaman menarik. Tidak hanya menampilkan keindahan terumbu karang dan biota laut, tetapi juga situs kapal karam bersejarah.

Menurutnya, kekayaan alam tersebut sejalan dengan identitas Tidore sebagai daerah penghasil rempah, khususnya cengkeh, yang pernah diekspor hingga ke Eropa.

Selain alam, sektor budaya dan kerajinan turut menjadi daya tarik utama. Salah satunya kain tenun khas Tidore, Puta Dino, yang setiap motifnya memiliki filosofi mendalam.

“Produk ini bahkan dijadwalkan tampil dalam pameran internasional di Hamburg, Jerman,” tambahnya.

Di bidang kuliner, Tidore juga memiliki kekayaan yang telah diakui secara hukum, seperti Kue Lapis Tidore yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Selain itu, terdapat pula berbagai makanan khas seperti kue andara dan kue kale-kale.

Rangkaian kegiatan di Hotel Borobudur turut menghadirkan bazar UMKM, promosi kuliner, hingga forum bisnis dan investasi bersama Bank BTN. Berbagai hidangan khas Tidore juga disajikan dan dijual secara eksklusif selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan festival budaya, yoga akuatik, meditasi, hingga pembacaan relief Borobudur.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan optimistis dapat menarik minat investor dan wisatawan untuk mengenal lebih jauh potensi daerah yang dijuluki sebagai “harta karun nasional” di Maluku Utara.

Show More
Back to top button