Pasien Positif Covid-19 Di Malut 26 Orang, Tikep Terbanyak

Gugus Tugas Covid-19 Kota Tikep Saat Melakukan Konfrensi Pers, Senin (27/4/2020) (Foto: Musa CH)
TIDORE, CH- Update pasien yang positif Virus Corona (Covid-19) di Propinsi Maluku Utara (Malut) hingga hari ini, Senin (27/4/2020) mencapai 26 orang yang tersebar di sejumlah kabupaten kota. Kota Tidore Kepulauan (Tikep) berada pada urutan pertama dengan jumlah pasien positif sebanyak 12 orang.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara, jumlah pasien positif untuk urutan kedua di Kota Ternate dengan jumlah pasien positif 10 orang, disusul Kabupaten Halmahera Utara (Halut) 2 orang , Kabupaten Halmahera Barat 1 orang dan Kabupaten Halmahera Selatan 1 orang. Dari total pasien positif ini, tiga orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh.
Ketua Tim Gugus Tugas Kota Tikep H. Ali Ibrahim membeberkan 12 pasien positif corona itu, Kecamatan Tidore Utara sebanyak 3 orang, Kecamatan Tidore Selatan 2 orang, Kecamatan Tidore 6 orang dan 1 diantaranya dinyatakan sembuh.
“Dari 12 orang yang dinyatakan positif ini sudah melakukan kontak fisik dengan 47 orang termasuk tim medis yang bertugas dilapangan. Dan 47 orang itu sudah dilakukan karantina di lokasi karantina yang disediakan pemerintah daerah serta sudah dilakukan rapid test,” kata Ali dalam konfrensi pers, Senin (27/4/2020).
Lanjut Ali Ibrahim yang juga Walikota Tikep itu, saat ini pihaknya terus berupaya agar Bangunan Lembaga Penjamin Mutu Penidikan (LPMP) Malut yang berada di Kelurahan Rum kembali dijadikan tempat karantina bagi keluarga yang kontak dengan pasien positif. Sebelum resmi dijadikan sebagai tempat karantina, pihak pemerintah akan kembali melakukan sosialisasi ke warga.
Ali yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr.Abdullah Marajabessy ini juga mengatakan bahwa dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran virus corona dirinya telah mengeluarkan SK Walikota terkait dengan pengamanan dan penertiban serta penghapusan pajak retribusi bagi UMKM. “Saya sudah keluarkan SK Walikota guna untuk melakukan patroli serta penyemprotan disinfektan secara intens dan wajib memakai masker bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.
Selain itu kata Ali, pemerintah daerah juga telah menyiapkan masker sebanyak 30 ribu dan direncanakan pada pekan ini segera disalurkan ke masing-masing Kelurahan. (Red)
Reporter: Musa Abubakara







