Bertengkar Dengan Istri, Pria Ini Tewas Gantung Diri

595

Korban, Adrianus Moronene (Foto: Rustam CH)


TOBELO, CH – Mengakhiri hidup dengan cara gantung diri kembali terjadi di Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Kali ini menimpa Adrianus Moronene (26), warga Desa Gorua Selatan Kecamatan Tobelo.

Korban ditemukan tergantung di pohon alvokat dengan seutas tali oleh Yusak Moronene (49), yang tak lain ayah korban pada Rabu, (26/8/2020) sekitar pukulĀ  22:05 WIT malam tadi di belakang rumah korban.

Kronologis kejadian, pada pukul 14:00 WIT, korban sempat komunikasi dengan sang istri melalui sambungan telpon. Setelah komunikasi, korban langsung ke luar rumah.

Sebelumnya, beberapa hari lalu korban dengan istrinya sempat bertengkar, sehingga sang istri pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Desa Bori Kecamatan Kao Utara.

“Setelah berkomunikasi dengan istrinya, korban kemudian keluar dari rumah sekitar pukul 15:20 WIT, hingga pukul 21:30 WIT Korban belum juga kembali ke rumah,”kata Kasubag Humas Polres Halut Iptu Mansyur Basing, Kamis (27/8/2020)

Karena korban belum juga pulang ke rumah, sang ayah merasa cemas dan mencari korban di tempat biasa korban nongkrong bersama teman – temannya, namun tidak ditemukan.

BACA JUGA  Kuasa Hukum AMAN Resmi Lapor SALAMAT Di Polres Tikep

Sang ayah kemudian kembali melalui belakang rumah korban. Setibanya di samping kiri rumah korban, sang ayah menyalakan senter dan diarahkan ke bentor yang sedang terparkir di depan rumah, saat cahaya senter menembus bentor yang terparkir sang ayah melihat korban sudah tergantung di atas pohon Alpukat dengan seutas tali yang melilit leher korban.

“Ayah korban berlari ke dalam rumah dan mengambil sebilah parang untuk memotong tali yang melilit leher korban, setelah itu dibantu tetangga setempat mengangkat korban dan di baringkan di atas tempat tidur namun kondisi korban sudah dalam keadaan kaku dan tidak bernyawa,”jelas Mansyur.

Mendengan informasi tersebut, personil piket Sat Intelkam Polres Halut, Sat dan personil Polsek Tobelo tiba di tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan TKP.

“Dari hasil koordinasi pihak keluarga menolak untuk dilakukan penyelidikan terkait dengan kasus gantung diri korban, sehingga Sat Reskrim meminta pihak keluarga membuat surat pernyataan penolakan autopsi jenazah korban,”pungkasnya.

Peristiwa gantung diri di Halut sering terjadi, sebelumnya korban gantung diri dilakukan oleh Neprius Momongan (31) yang terjadi pada tanggal 9 Agustus 2020. (Red)

BACA JUGA  Warga Minta Polres Haltim Terbuka Soal Kasus Pembunuhan 3 Warga Waci

Rustam gawa

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here