Maba Selatan Jadi Tempat Kotoran Sapi, Desa Gotowasi Mulai Lakukan Penertiban

Bukti Kotoran Sapi Yang Berserakan di Maba Selatan
HALTIM, CH- Pemerintah Desa di Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur harusnya punya rasa malu. Desa yang harusnya bersih dan indah, terlihat penuh dengan kotoran ternak sapi.
Fenomena yang menjijikan ini terlihat di tujuh desa dari Sembilan desa yang ada di Kecamatan Maba Selatan. Maka tidak mengherankan, jika Maba Selatan dikatakan sebagai tempat untuk kotoran hewan ternak sapi.
Bagi warga yang baru masuk di Kecamatan Maba Selatan, pasti menjumpai kotoran sapi di atas badan jalan, mulai dari Desa Gotowasi, Lolelamo, Peteley, Waci, Momole, Kasuba dan Bicoli. Minus Desa Sil dan Sowoli karena tidak ada ternak sapi.
Tak hanya di jalan lintas, di dalam pemukiman warga juga dijumpai kotoran sapi yang berjejeran di jalan maupun emperan rumah warga. Hal ini disebabkan karena pemilik ternak sapi dibiarkan berkeliaran, tanpa diikat.
Anehnya, Pemerintah Desa setempat ikut membiarkan kotoran sapi itu berserakan di jalan. Mereka tak lagi punya rasa malu terhadap warga dari luar yang datang mengunjungi desa mereka.
Dari tujuh desa yang koleksi kotoran sapi itu, baru Desa Gotowasi yang mulai melakukan penertiban. Para warga pemilik ternak sapi bersama kepala desa mulai melakukan penertiban, dengan mengikat sapi mereka. Meskipun belum semua hewan ternak sapi diikat, namun langkah penertiban telah dilakukan.
“Sudah ada peraturan daerah. Selain itu, pemilik ternak sapi ini sangat merugikan warga yang tidak punya ternak sapi. Halaman rumah, jalan penuh dengan kotoran sapi. Belum lagi sapi masuk makan tanaman warga di pekarangan rumah, jadi saya tegaskan harus segera ditertibkan,” tegas Kepala Desa Gotowasi, AlKadri Hasim, Kamis (4/7/2024).
Berbeda dengan Desa Peteley. Pemerintah Desa setempat telah memberikan tali gratis ke warga pemilik ternak sapi. Pemberian tali gratis itu dengan tujuan agar warga bisa mengikat sapi mereka. Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda dari warga setempat untuk melakukan penertiban.
Sementara Pemerintah Desa Waci, Momole, Kasuba dan Bicoli belum terlihat ada tanda-tanda, baik rapat dengan warga pemilik ternak untuk melakukan penertiban hewan ternak sapi. (Ady)







