RIPPDA Tak Tuntas, Komisi III Bersama Dispar Haltim Gelar Pertemuan

455

Pertemuan Komisi III Bersama Dispar Haltim (Foto: Ilham CH) 


MABA, CH- Sejak dimekarnya Halmahera Timur (Haltim) menjadi Kabupaten Otonom baru pada 2003 lalu, hingga saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Haltim belum memiliki dokumen Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA).

Hal ini membuat Dinas Parawisata hingga saat ini belum sedikitpun memberikan kontribusi berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke kas daerah. Menuntaskan dokumen RIPPDA ini, pihak DPRD bersama Dinas Parawisata telah melakukan beberapa kali pertemuan.

Rabu, (5/2/2820) kembali dilakukan pertemuan antara Komisi III DPRD bersama Dinas Parawista di Kantor DPRD Haltim. Dalam pertemuan tersebut, kembali membicarakan soal kajian akademis dokumen RIPPDA yang selama ini menjadi hambatan untuk diparipurnakan.

Ketua Komisi III Ashadi Tajuddin mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengupayakan untuk segera dibahas dan diparipurnakan dokumen tersebut. “Karena di kementrian juga desak soal dana DAK itu ada saratnya, sala satunya adalah masukkan RIPPDA, ini bagian dari kebutuhan dan tanggung jawab agar RIPPDA menjadi ranperda sehingga sektor pembangunan parawisa itu jalas,” kata Ashadi.

BACA JUGA  DPRD Haltim Larang Mobil Melintasi Jembatan Darurat Mabulan

Lajut Ashadi, Dinas Pariwisata bisa menghasilkan PAD apabila dokumen RIPPDA dapat disahkan menjadi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). “Sehinga Dinas Parawisata dapat mengatur tentang ristribusi dari hasil parawisata,” jelasnya. (Red)

Reporter: Ilham

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here