Warga Berselisih Dengan PT. TUB, Bupati Halut Turun Tangan

Bupati Halut, Piet Hein Babua (Kameja Hitam) Saat Mendengar Aspirasi Warga

HALUT, CH – Warga Desa Ruko Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara tampanya kesal dengan PT. Tri Usaha Baru (TUB), perusahan tambang emas yang beroperasi di wilayah tersebut.

Perselisihan ini membuat warga terpaksa memboikot jalan di Desa Ruko menuju Loloda. Warga kesal karena aspirasi yang disampaikan tidak mendapat respon baik dari pihak perushaan.

Menanggapi hal ini, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua didamping Forkompinda turun langsung untuk berdialog dengan masyarakat, Kamis (1/5/2025).

Dalam dialog itu, warga menyampaikan 8 tuntutan, PT. TUB segera kaji kembali dokumen Anisis Dampak Lingkungan (Andal) yang melibatkan masyarakat Desa Roko, hentikan intimidasi terhadap warga lingkar tambang, hentikan pengrusakan lahan masyarakat sebelum ada pembebasan lahan.

Segera ganti rugi tanam tumbuh yang rusak akibat aktivitas perusahaan, stop pembebasan lahan secara individu dengan cara intimidasi, perusahaan harus mengakomodir harga tanah Rp.400.000/meter sesuai kesepakatan rapat masyarakat di sembilan desa lingkar tambang, tarik oknum TNI /Polri yang bertugas di PT. TUB, kembalikan barang milik warga yang disita.

Menyikapi tuntutan yang disampaikan warga Desa Roko tersebut. Piet Hein Babua, berjanji akan ditagani oleh Pemerintah Halmahera Utara.

“Pemda Halut memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk melindungi  hak masyarakat, tidak intimidasi terhadap masyarakat, komitmen Pemda Halut mengawal hak masyarakat,” ucap Piet.

Piet langaung meminta data-data sebagai laporan dan bukti terkait delapan tuntutan yang disampaikan oleh warga desa Roko untuk dikaji oleh tim dan selanjutnya disampaikan ke Gubernur Maluku Utara.

“Saya berharap untuk tidak ada lagi pemboikotan atau pemalangan jalan. Karena dapat mengganggu aktivitas warga, “kata bupati.

Setelah selesai berdialog, warga setempat mengijinkan untuk membuka jalan yang telah diboikot selama beberapa hari kemarin.

Hadir di dialog dengan masyarakat itu, Sekda Halut E.J.Papilaya, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, Wakil Ketua DPRD Halut  Abdillah Bailussy, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald Maritua Lumban Gaol,  Kapolres Halut AKBP. Faidil Zikri, Kajari Halut Muhammad Ahsan Thamrin, Asisten I bidang Pemerintahan Setda Halut  F.N.Sahetapy,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halut Yudhiahart Noya, Kepala Kesbangpol  Halut , John Anwar Kabalmay, Kabag Pemerintahan Setda Halut  Oscar Berto Mene, Camat Galela Barat Abdul Wadud Umar Show,  dan Kepala Desa Roko Kartini Rajak. (Eby)

Show More
Back to top button