Dishub Halsel: Jelang Ramadhan Arus Mudik Tak Seperti Lebaran

Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan Ramli Manuai

HALSEL, CH – Pemerintah Kebupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Perhubungan, memastikan jelang Ramadhan tidak terpengaruh dengan arus mudik di dalam wilayah Halmahera Selatan.

 Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Ramly Manuai menyampaikan, meskipun jelang ramadhan terkait arus balik tak seperti jelang lebaran, namun untuk saat ini semua titik berjalan normal seperti biasanya.

“Misalnya kapal besar seperti Babang- Ternate, Kupal-Ternate, Kupal-Obi, Babang-Saketa. Kayoa-Ternate, Makian-Ternate dan Kasiruta sama seperti bulan sebelumnya. Hanya saja kami selalu menghimbau pada pemilik kapal maupun spet boat agar selalu kedepankan keselamatan penumpang,” kata Ramli di ruang kerjanya, Senin, (24/2/2025).

Namun yang lebih dioptimalkan, Kupal -Kawasi, Makian -Kayoa, Babang -Gane Barat Selatan dan Babang Kepulauan Joronga. Sebab biasanya setiap jelang puasa dan lebaran sering terjadi melebihi kapasitas penumpang maupun muatan.

Untuk Gane Barat (Saketa) dan Gane Barat Utara (Dolik) suda ada Kapal Fery dengan rute 4 kali dalam sepekan.

Meski demikian, saat ini pihaknya sedang lakukakan kesiapan di setiap pelabuhan demi  faktor keselamatan umum seperti persedian pelampung penumpang, serta menjaga agar moda transportasi laut tidak melebihi kapasitas penumpang.

“Kami juga akan berkordinasi dengan UPP -UPP atau sahabandar yang ada agar lebih memperketat terkait dengan penumpang yang akan berangkat karena kadang-kadang akan terjadi jika keadaan terpaksa baik itu penumpang ataupun muatan,” paparnya.

Selain itu, ditegaskan juga agar kenyamanan penumpang diutamakan. Tempat tidur, tidak dicampur adukan dengan barang-barang. Selain itu juga untuk Bahan Bakar Minyak baik itu solar, bensin maupun minyak tanah di larang keras dibawa oleh penumpang.

Dirinya berharap pada pemilik kapal maupun nakoda kapal agar mematuhi aturan yang sudah ada demi kepentingan umum.

“Jadi kami mengajak semua pihak yang berkompoten mari torang samua taati aruran dan menjaga keselamatan bersama dalam melakukan pelayaran baik itu speet boat maupun kapal penumpang,” ajaknya. (yd)

Show More
Back to top button