Menantang Maut, Pelajar di Kepsul Nekat Menyebrangi Derasnya Air Sungai

344
Siswa-Siswi Saat Menyeberangi Sungai Waisakai

SANANA, CH – Pantang mundur sebelum berhasil. Pepatah ini sangat cocok dialamatkan kepada para pelajar di Desa Waisakai Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara saat menyeberangi sungai menuju sekolah.

Tampak terlihat, puluhan pelajar dari Desa Waisakai nekat menyeberangi derasnya air sungai saat menuju Madrasah Aliyah Swasta (MSA) LPM yang berada di seberang sungai. Tak da jalan lain, selain menyeberangi sungai yang belum memiliki akses jembatan.

“Bentangan atau lebar air Waisakai Lal diperkirakan mencapai 40 meter dan kedalaman kurang lebih 1 meter. Siswa sangat takut dan panik saat melewati air tersebut, nyawa dipertarukan,” kata Hadli, salah satu waarga setempat, Jumat (16/7/2022).

Alumni STAI Bubussalam Sula Maluku Utara itu meminta, Pemerintah setempat segera membangun akses jembatan agar pelajar di Desa Waisakai dapat menuntut ilmu dengan lancar tanpa rasa takut. Hadli mengaku, warga sudah berulang kali menyuarakan masalah ini. Namun tidak ada respon baik dari pemerintah daerah maupun pihak DPRD.

BACA JUGA  Sejumlah Alat Medis di RSUD Sula Rusak, Butuh Miliaran Rupiah

“Pemda segera membangun jembatan, sebab di saat hujan deras pelajar terus berjibaku dengan aliran sungai tersebut, pelajar ini adalah penerus generasi masa depan Kepulauan Sula,”pintanya. (K-P)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here