Proyek Air Bersih Di Desa Lolobata Bermasalah, Warga Minta Polisi Turun Lidik

586

Ketua Karang Taruna, Tahwin Hamisi

WASILE,CH- Pembangunan proyek air bersih di Desa Lolobata Kecamatan Wasile Tengah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) patut ditelusuri. Pasalnya, proyek yang sudah selesai dibangun oleh pihak kontraktor itu tidak memberikan dampak positif ke masyarakat karena tidak berfungsi. 

Anehnya lagi, proyek yang dikerjakan sejak 2018 lalu itu tidak diketahui asal usulnya oleh masyarakat maupun pemerintah kecamatan setempat, dengan alasan pekerjaan proyek tersebut sengaja tidak dipasang papan proyek sehingga tidak diketahui sumber anggaranya. 

“Pembangunan PAM yang dimulai dari tahun 2018 itu tidak perna memasang papan proyeknya sehingga kita  tidak tau perusahan mana yang menanganinya. Warga tidak bisa nikmati karena tidak berfungsi,” kata Tahwin Hamisi, Ketua Karang Taruna Desa Lolabata, Selasa (15/10/2019).

Menurut Tahwin, bukan baru pertama kali proyek air bersih masuk di Desa Lolobata dan sekitarnya. Beberapa tahun sebelumnya ada juga proyek yang sama masuk ke desa tersebut yang dibangun langsung oleh pemerintah desa setempat. Hasilnya juga sama, yakni warga tidak bisa menikmati karena tidak berfungsi. “Menjadi soal di Desa Lolobata ini, suda terlalu banya pipa di dalam tana  karena ada beberapa pipa air bersih dari tahun-tahun sebelumnya juga suda ada pipa air bersih milik desa yang juga tidak berfungsi,” keluhnya. 

BACA JUGA  Karang Taruna Poci Hatetabako Resmi Dilantik

Tahwin pun meminta kepada pihak yang berkompeten baik kepolisian maupun pihak lainya agar turun ke Desa Lolobata, untuk melidik proyek air bersih yang diduga dikerjakan secara asal-asalan dengan menghabiskan uang negara tanpa memikirkan kepentingan orang banyak. “Kontraktor seperti ini sudah harus diusut, untuk apa membangun proyek jika tidak dapat dinikmati oleh warga, pihak kepolisian sudah harus turun lidik proyek ini,” pintanya. 

Camat Wasile Tengah, Manat Hasidi menuturkan, pihaknya suda berkonsultasi dengan pengawas pemasangan air bersih, dan diduga kesalahan terjadi di pipa induk air bersih. “Harus ada pembongkaran pipa karena pipa yang di induk itu berada dalam  kali (sungai) sehingga sewaktu-waktu kalau ada banjir pipa itu akan picah karena  tabrakan kayu, tetapi itu semua suda dipelajari oleh tim ahli untuk di perbaiki,” jelasnya. 

Meskipun mengaku telah berkonsultasi dengan pengawas proyek, camat mengaku tidak mengetahui asal usul perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut. “Persoalan perusahan yang menangani ini kita dari pihak kecamatan tidak tau menahu, besar angaran dan angarannya berasal dari mana itu kita tidak tau karena selama pemasangan pipa air bersih ini tidak perna dipasang papan proyeknya,” akunya. 

BACA JUGA  Polres Haltim Lantik 50 Siswa Jadi Anggota PKS

Camat juga berjanji akan terus mengontrol dan mendesak pihak kontraktor supaya pambangunan air bersi tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dekat untuk kebutuhan masyarakat. (Red) 

Reporter: Abdurrahman Patola

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here