Warga Pelita Jaya Usir Pj. Kepala Desa Nurdin Umaternate

Aksi Penolakan Warga Terhadap, Nurdin Umaternate
SANANA, CH– Warga Desa Pelita Jaya di Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula tampaknya tidak menerima Nurdin Umaternate sebagai Pj. Kepala Desa Pelita Jaya.
Hal ini dilihat dari kedatangan Nurdin Umaternate di Desa Pelita Jaya, pada Minggu (18/6/2023). Warga bukanya menyambut baik, melainkan secara tegas mengusir Nurdin Umaternate untuk keluar dari desa tersebut.
“Bale, bale, pulang, pulang, pulang,” teriak warga sambil mendorong perahu yang ditumpangi Nurdin Umaternate ke laut.
Warga menolak kedatangan Nurdin Umaternate, karna pemberhentian Kepala Desa Pelita Jaya, Irwan Tuara dinilai sarat dengan momentum politik 2024. Sebab diduga ada salah satu calon DPRD dari PDI-P yang sengaja menekan dan mengintervensi masalah di Desa Pelita Jaya.
Selain itu, warga juga tersinggung terhadap kebijakan ketua BPD Pelita Jaya, yang dengan serta merta melakukan proses sertijab di kantor camat di Desa Waisakai, kemarin.
Ardian Galela, Ketua EK – LMND Kota Sanana dan juga warga setempat mengatakan, terkait dengan jalan-nya sertijab serentak yang dilakukan di kantor camat ini pun disebabkan ada salah oknum kaders PDIP P yang saat ini berkapasitas sebagai caleg DPRD dapil IV yang diduuga menekan camat untuk segera memanggil ketua BPD pelita jaya, segera ke kantor camat untuk melakukan sertijab Pj kepala desa di kantor camat pada sore hari kemarin.
“Hingga kami pun menduga keras, bahwa ketua BPD Pelita Jaya juga bagian dari kelompok mafia yang kemudian bertekad untuk menghangcurkan Desa Pelita Jaya, serta melakukan kongsi politik dengan kandidat di tahun 2024,” beber Ardian. (K-P)







