Fakta Baru Dua Tiang Bendera Hilang Di HUT RI, Satu Tiang Ditemukan, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

600
Tiang Bendera Milik Kantor Camat Maba Tengah Yang Telah Ditemukan (Foto Nehemia)

MABA,CH – Tiang bendera pengibar sangsaka Merah-Putih yang hilang sebelum pelaksanaan upacara HUT RI ke 74 di Kecamatan Maba Tengah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim)  Propinsi Maluku Utara ternyata bukan hanya satu melainkan dua tiang bendera.

Dua tiang bendera yang hilang itu adalah milik Kantor Camat Maba Tengah, dan yang satunya akan digunakan untuk upacara HUT Kemerdekaan RI oleh pemerintah bersama masyarakat setempat di Lapangan Madalamo Yawanli.

Dari dua tiang bendera yang hilang ini, satu tiang bendera milik Kantor Camat telah ditemukan pada Selasa (20/8/2019) sekitar pukul 10.00 WIT. Sementara yang satunya masih misterius alias belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun wartawan Cerminhalmahera.coom, tiang bendera milik Kantor Camat itu ditemukan oleh Muluk Mandar warga desa Yawanli di semak-semak atau kebun milik Alhamdu Passy warga desa Wayamli. Jarak ditemukan tiang bendera berkisar 300 meter dari Kantor Camat.

Setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Yawanli, Basri Tiabo, Penyidik Reskrim Polsek Maba langsung menuju lokasi yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Maba Brigka Erwim Siniang SH, bersama 5 anggota yakni Intel Brigka Yunarto Saruny, anggota Reskrim Brigpol Herianto, Brigpol Laode Asrudin bimkamtimas Desa Bangul, Brigpol Ikbal Elang Babinkamtibmas Desa Wayamli dan Kapolpos Maba Tengah Brigka Ahmad Thalib, serta Camat Maba Burhanuddin Ompu Mahmud.

BACA JUGA  Dua Kapolsek Di Haltim Mengalami Pergeseran
Camat Bersama Polisi dan Warga di Lokasi Penemuan Tiang Bendera

Menurut Burhanuddin Ompu Mahmud saat diwawancarai oleh Cerminhalmahera.com di lokasi temuan tiang bendera mengatakan, penemuan tiang bendera oleh warga itu merupakan hasil sayembara oleh Kepala Desa Yawanli Ismail Tiabo  dengan bayaran Rp. 500 ribu per tiang bendera bagi warga yang menemuka. “Maka masyarakat berbondong – bondong melakukan pencarian di laut, darat dan sungai,” kata camat.

Kepala Desa Yawanli Basri Tiabo ikut membenarkan apa yang disampaikan oleh camat. Menurunya, pada tanggal 17 Agustus 2019 saat peserta upacara mendatangi lapangan Madalamo Yawanli yang merupakan tempat upacara tidak terlihat tiang bendera.

Saat itu juga, panitia HUT RI bersama pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas Desa Wayamli mencari tiang bendera yang hilang di seputaran lapangan namun tidak di temukan. Upacara tetap dilanjutkan dengan menggunakan tiang bendera milik Sekolah Dasar (SD) setempat.

“Usai upacara saya suru masyarakat untuk cari tiang bendera, kalau ditemukan dibayar Rp. 500 ribu rupiah per tiang, selama 4 hari sejak hari Sabtu (17/8) dan ditemukan pada Selasa (20/8). Warga yang menemukan langsung menghubungi saya  maka saya langsung ke lokasi,” ceritanya.

BACA JUGA  BIN Haltim Bersama Puskesmas Buli Gelar Vaksin Masal di SMK Pertambangan

Tiang bendera milik kantor camat yang di temukan itu langsung diamankan di Kantor Camat Maba Tengah. Sementara tiang bendera yang satu masih terus dilakukan pencarian oleh warga setempat.

Pihak Reskrim Polsek Maba  masih dalam penyelidikan atas kasus tersebut, serta mencari tau siapa pelaku yang hingga saat ini belum ditemukan itu. “Pelaku akan dijerat dengan pasal 362 tentang pencurian dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda 60 ribu rupiah,” kata Reskrim Polsek Maba Brigka Erwim Siniang SH. (Ady)

Reporter: Nehemia Bustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here