Hati-Hati Para Pengendara, Ada Tiang Listrik Di Tengah Jalan Sil-Sowoli
MABA, CH- Bagi para pengendara yang hendak menelusuri jalan diantara Desa Sil-Sowoli Kecamatan Maba Selatan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) harus ekstra hati-hati. Pasalnya, ada sejumlah tiang listrik yang berdiri kokoh di tengah badan jalan.
Berdasarkan amatan Cermin Halmahera baru-baru ini di ruas jalan tersebut, terdapat sekitar empat tiang listrik milik PT. PLN Cabang Waci yang berdiri lurus di atas badan jalan.
Informasi yang dihimpun wartawan, keberadaan tiang listrik di tengah jalan itu telah menyebabkan adanya korban. Salah satunya Rawan Umar, sopir lintas ini nyaris menabrak sala satu tiang listrik yang tidak jauh dari Dusun Sianamli Desa Sil.
Beruntung Rawan tidak kehilang kendali sehingga mobil yang ia bawa tergelincir masuk kedalam saluran air yang berada di tepih jalan. “Rapat siang jadi tara kelihatan tiang, pas sudah dekat saya langsung banting stir jadi oto masuk dalam got,” akunya.
Atas kejadian itu, mobil yang dikendarai Rawan rusak berat, kerugian diperkirakan hingga mencapai puluhan juta.
Agar peristiwa yang serupa tidak terulang lagi, Kepala Desa Sil, Malaki Wadah meminta kepada pihak kecamatan maupun pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan pihak PLN, agar memindahkan tiang listrik itu ke samping jalan. “Ini tidak bisa dibiarkan karena sangat membahayakan para pengguna jalan, kami minta agar tiang-tiang segera dipindahkan,” pintanya.
Senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Sowoli, Rudi Manan. Rudi berharap, pihak PLN segera memindahkan tiang listrik yang berada di tengah jalan itu sebelum korban lain berjatuhan.
Menurut Rudi, hampir seluruh tiang listrik di sepanjang jalan dari Desa Bicoli menuju Desa Sowoli berpotensi sangat membahayakan para pengendara karena jaraknya tepat di bibir jalan. “Tidak ada jarak antara bibir jalan dengan tiang listrik, jadi begitu ada pelebaran jalan tiang listrik ini masuk dalam badan jalan. Mau dan tidak mau tiang listrik yang berada di tengah jalan ini harus dicabut dan dipindahkan karena sangat meresahkan,” kesalnya. (Red)







