Hindari Gesekan Antara Warga, Dinas Pertanian Akan Sosialisasi Ternak Sapi

402

Kepala Dinas Pertanian, Din Adjision

MABA,CH – Ternak sapi di dalam wilayah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara menjadi ancaman serius bagi warga. Selain membahayakan bagi para pengguna jalan, ternak sapi juga menimbulkan gesekan antara sesama warga.

Ratusan ternak sapi dibiarkan bebas oleh para pemiliknya. Hal ini membuat ternak sapi bebas keluar masuk di kebun warga hingga merusak pekarangan rumah warga, yang bisa menimbulkan gesekan atau konflik antara pemilik ternak dengan pemilik kebun. “Selama ini masyarakat yang memelihara ternak sapi mereka selalu membiarkan sehinggah bisa saja terjadi gesekan dengan masyarakat yang tidak memelihara ternak sapi bisa saja kalau makan tanaman atau sayuran,”kata Din Adjision, Kepala Dinas Peternakan, di ruang kerjanya, Senin (23/09).

Menghindari hal ini, Din bersama bawahanya akan segera turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi. Soasialisasi yang rencananya akan dilaksanakan pada, Rabu 25 September 2019 ini dipusatkan di Kantor Camat Maba Selatan. “Saya dan kepala bidang peternakan akan melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang ternak sapi di Kecamatan Maba Selatan, akan kami undang kepala desa, ketua BPD dan pemilik ternak se Kecamatan Maba Selatan,”ujarnya.

BACA JUGA  Pembebasan Lahan, Kejari Haltim Diminta Periksa 4 Kades, Camat Dan Pihak PT. IWIP

Menurut Din,  sosialisasi ini  sebagai wujud pada masyarakat Maba Selatan untuk bisa memelihara ternak sapi dengan baik tanpa membiarkan sapi berkeliaran. Sosialisasi ini juga untuk menjelaskan soal peraturan daerah (perda) tentang larangan ternak yang berkeliaran di jalan, yang saat ini masih berada di meja DPRD Haltim. “Karena ketika peraturan daerah itu muncul pasti ada tidakan – tindakan tegas yang merugikan peternak jika itu tidak di bicarakan secara baik,”tegasnya. (Red)

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here