Pemdes Bebsili Berdayakan Masyarakat Bercocok Tanam Ditengah Pandemi Covid-19

505

Proses Penanaman Kacang Tanah Oleh Warga Bebsili, Kamis (30/4/2020)


MABA TENGAH, CH- Pemerintah Desa Bebsili di Kecamatan Maba Tengah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) harus diberikan apresiasi. Ditengah-tengah kesibukan pemerintah dan masyarakat untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19, Pemerintah Desa Bebsili justru menyibukan masyarakatnya dengan cara bercocok tanam.

Pemerintah Desa dibawah pimpinan Pj. Kepala Desa Bebsili Rahmasari Ambar  melakukan penanaman kacang tanah di lahan seluas kurang lebih 1 hektar ini  sebagai program pemberdayaan masyarakat melalui Dana Desa (DD) Tahap I tahun anggaran 2020.  “Hari ini (Kamis, red) masyarakat Bebsili menanam kacang tanah, program DD Tahap I 2020,” kata Nelman, Sekertaris Desa Bebsili, Kamis (30/4/2020).

Lanjut Nelman, penanaman kacang tanah ini diharapkan hasilnya bisa membantu  masyarakat Desa Bebsili untuk kelangsungan hidup yang jauh lebih baik, serta menjadikan sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD) untuk pembangunan di Desa Bebsili. “Harapanya bisa membuahkan hasil demi masyarakat dan desa,” harapnya.

Menurut Nelman, program penananaman kacang tanah  ini bukan berarti Pemerintah Desa Bebsili tidak mengikuti anjuran pemerintah tentang penanganan Covid-19. Pemerintah Desa Bebsili justru telah mengambil langkah antisipasi dengan membagi-bagi sembako dan masker ke warga Bebsili melalui anggaran Dana Desa (DD) tahap I 2020 sesuai poin satu Peraturan Mentri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Mentri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

BACA JUGA  Abdulrahman Mumen Terpilih Sebagai Kades Buli Karya

“Prioritas penggunaan DD  sesuai Peraturan Mentri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 ada tiga aitem, pertama Pencegahan dan Penanganan Covid-19, Kedua Padat Karya Tunai dan yang ke tiga Bantuan Langsung Tunai, poin pertama kami sudah langsanakan,” jelasnya.

Sementara untuk penyaluran BLT kata Nelman, pihaknya akan salurkan di DD Tahap II. Keterlambatan penyaluran BLT ini disebabkan karena pencairan DD Tahap I Desa Bebsili telah mendahului Peraturan Mentri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020. “Karena program DD Tahap satu sudah jalan baru peraturan mentri desa keluar, yang jelas kami akan tetap salurkan BLT,” ujarnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here