Selangkah Lebih Maju, Bupati Piet Hein Babua Resmikan Ekspor Perdana Sabut Kelapa

Bupati Halut dan para pejabat di lokasi kapal dan kontainer ekspor sabut kelapa

HALUT, CH – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang dipimpin langsung Bupati Piet Hein Babua dengan resmi membuka Ekspor Perdana sabut buah kelapa atau Cocopeat dan Cocochip ke Negara Taiwan oleh PT. Pasific Coir International. Kegiatan dipusatkan di Pelabuhan Konteiner Tobelo, Rabu 1 April 2026.

Hadir dalam kegiatan ini yaitu Sekda Halut E.J. Papilaya,Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa bersama Wakil Ketua I Inggrid Paparang dan Wakil Ketua II Abdillah Bailusy, Direktur PT. Pasific Coir International Mr. Orhan Yilmaz, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, Ketua pengadilan Negeri Tobelo, R. Muhammad Syakrani, Kajari Halut Bambang Sunoto, Danpos AL Tobelo Lettu Laut (P) Mario Latumahina, Dansubdenpom XV/1-1 Tobelo Letda CPM. Irwansyah Kurniawan dan para pimpinan OPD.

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ekspor perdana ini bukan hanya sekadar pengiriman produk ke luar negeri, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa potensi sumber daya alam Halmahera Utara, khususnya komoditas kelapa, mampu diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global.

“Selama ini, kelapa seringkali hanya dimanfaatkan secara terbatas. Namun melalui inovasi dan investasi seperti yang dilakukan oleh PT. Pasific Coir International, limbah kelapa seperti sabut kini dapat diolah menjadi cocopeat dan cocochip yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta sangat diminati di pasar internasional,” jelasnya Bupati.

Bupati juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tentu menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT. Pasific Coir International atas komitmennya dalam berinvestasi dan mengembangkan industri pengolahan sabut kelapa di daerah ini.

“Kehadiran perusahaan ini tidak hanya membuka peluang ekspor, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mendukung iklim investasi yang kondusif, mempermudah perizinan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi yang baik akan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kita juga kedepan berharap bahwa semua industri dan insvetasi yang masuk harus ada  CSR nya, sehingga terjalin sebuah komunikasi yang baik antara industri dan masyarakat lokal, agar masyarakat selalu memberikan support dan dukungan terhadap keberadaan dan keberlanjutan dari pada usaha,” imbuhnya.

Bupati berharap, berharap kegiatan ekspor perdana ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan, dan terus mendorong agar semakin banyak produk turunan kelapa yang dapat dikembangkan, sehingga Halmahera Utara dapat menjadi salah satu pusat industri kelapa unggulan di Indonesia.

“Kedepan dengan adanya produk sabut kelapa terbesar di Halmahera Utara ini, dengan masuknya Investasi, kami Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tetap mendukung setiap investor yang ingin membangun industri di Halmahera Utara,” tutup Bupati. (Eby)

Show More
Back to top button