Silaturahmi Di Tanah Sangaji Jiko Malofo, Paslon BAGUS Minta Didoakan

710

Silaturahmi Pasangan BAGUS di Tanah Sangaji Jiko Malofo. (Foto: Musa CH)


TIDORE, CH- Silaturahmi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Basri Salama dan Muhammad Guntur Alting di Kelurahan Mareku kecamatan Tidore Utara dibanjiri lautan manusia.

Walaupun dihadang oleh hujan gerimis tak memudarkan semangat masyarakat, Pendukung dan simpatisan pasangan calon yang diberi jargon BAGUS untuk terus berdatangan di Negeri Sangaji Jiko Malofo, Mareku, Tidore Utara,  Minggu (20/9/2020).

“Momentum politik ini bukan datang hanya sekali ini, torang di Kelurahan Mareku ini sudah banyak melaui momentum politik, tapi lagi lagi torang salah memilih pemimpin,” kata, Ulis perwakilan generasi muda Kelurahan Mareku saat diminta memberikan sepatah kata.

Menurutnya, pemimpin yang mereka pilih selama ini minim kapasitas. Untuk mereka akan memilih pemimpin yang punya visi besar untuk membangun Kota Tidore Kepulauan. “Bukan pemimpin yang visi dan misinya saja disusun oleh orang lain,” bebernya.

Senada dengan Ulis, Calon Walikota Basri Salama dalam orasinya mengatakan, kenapa dirinya bercita cita ingin menjadi pemimpin di negeri ini. “Karena saya tak ingin ada orang tua yang menangis karena biaya sekolah anaknya, karena saya tau bagaimana rasanya menjadi orang susah, kenapa saya ingin menjadi Kepala Daerah dengan menceritakan penderitaan saya dari kecil hingga sekarang,” kata Basri.

BACA JUGA  Menang Telak, Masyarakat Tomagoba Ingin Pasangan AMAN Lanjutkan

Lanjut Basri, dirinya tidak mengingkan petani dan nelayan yang setiap tidur tangannya di taruh di kepala dan meneteskan air mata karena memikirkan biaya sekolah dan kesehatan. “Saya tidak ingin ada orang tua kita yang meneteskan air mata karena biaya kesehatan, saya bersumpah di depan ini kedepannya tidak boleh ada lagi pemimpin yang seperti itu,” tuturnya.

Maka dari itu dia bersama pasangan calonya meminta kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk memberikan doa yang tulus dan ikhlas. “Doakan kepada Allah SWT jika saya dan Ustadz Guyur dianggap mampu menjalankan amanah mereka berikan itu kepada kami akan tetapi jikalau bapak ibu semua menggap kami tidak pantas jangan mendoakan keberkahan itu datang pada kami,” imbuhnya. (Red)

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here