GP- Ansor Haltim Kutuk Pelaku Pembunuhan Pegawai BPS

Nanang Suaib
HALTIM, CH– Kasus pembunuhan yang menimpa KLP (30), sala satu pegawai Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, mendapat sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah lembaga GP-Ansor Halmahera Timur.
Melalui Dewan Penasehat GP- Ansor Halmahera Timur, Nanang Suaib mengutuk keras pelaku AH (27). Kepada aparat penegak hukum, Nanang meminta agar AH diadili seberat-beratnya sesuai tindakan yang di lakukan.
“Kami kutuk tindakan yang dilakukan pelaku,” pinta Nanang, melalui pesan WhatsApp, Selasa (5/8/2025).
Lanjut Nanang, almarhuma sangat berjasa dalam menyajikan data-data ekonomi dan kependudukan, karena itu meninggalnya almarhuma dalam keadaan tragis ini mendapat perhatian duka dan belasungkawa yg mendalam.
“Semoga dedikasi selama bertugas di Haltim mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT, dan keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ucap Nanang.
Peristiwa ini juga kata Nanang, menjadi pengalaman dan ada tindak lanjut dari pihak pemerintah melalui pemerintah kecamatan dan desa, berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar ada suatu program yg memastikan kenyamanan, keamanan warga yang hidup di Halmahara Timur.
“Sebab alamarhuma di ketahui meninggal setelah 12 hari, ini cukup memprihatinkan warga kita meninggal diketahui setelah 12 hari, Naudzubillah minjalik. Program posklim atau jumlah warga khusus di titik rawan seperti hotel, penginapan, perumahan, dan kos-kosan harus dilakukan kembali,” paparnya.
Perempuan asal Magelang, Jawa Tengah ini ditemukan meninggal di rumah dinasnya yang berada di Desa Soagimalah Kecamatan Kota Maba, Kamis (31/7/2025).
Atas kerja keras Polsek Maba Selatan, Pelaku AH yang tak lain rekan kerja korban berhasil diamankan, setalah pelaku menyerahkan diri di Polda Maluku Utara, Senin (4/8) sekitar pukul 22.00 WIT. (Ady)







