IFAS Sebut Bantuan PT. Antam Ke Nelayan Ikan Teri Pilih Kasih

443

Ketua IFAS Haltim, Ismit Abas Hatary (Foto: Istimewa)


MABA, CH- Bantuan PT. Antam ke Nelayan Ikan Teri di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara di 2021 ini, menuai sorotan dari lembaga Institute Faifiye Spasial (IFAS) Haltim. Pasalnya, bantuan tersebut tidak merata ke semua Nelayan Ikan Teri.

Dilansir dari beberapa media lokal, Presiden CSR PT. Antam Tbk, Koko Susetyo mengatakan, pihaknya akan mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp. 500 juta untuk nelayan di Haltim. Anggaran tersebut, dikucurkan untuk kegiatan konfersi nelayan tangkap Ikan Teri ke Pelagis besar yang tersebar di Teluk Maba atau Kawasan Lingkar Tambang (ring satu) di Kecamatan Maba dan Kota Maba serta Desa Saramake di Kecamatan Wasile Selatan.

Menanggapi bantuan ini, Ketua IFAS Haltim, Ismit Abas Hatary menuturkan, jika PT. Antam mitra atau kerjasama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi para Nelayan Ikan Teri. Maka pihak perusahaan harus melakukan identifikasi terhadap seluruh Nelayan Ikan Teri yang tersebar di Haltim.

BACA JUGA  Kades Baburino Didemo Warganya Sendiri

“Bagi kami PT. Antam pilih kasih, karena nelayan teri bukan hanya di Maba, Kota Maba dan Saramake. Masih ada lagi nelayan teri di Maba Selatan dan bagian Subaim Wasile,” kesal Ismit, Kamis (11/3/2021).

Lanjut Ismit, Nelayan Teri di Desa Subaim Kecamatan Wasile serta di Gotowasi dan Lolelamo Kecamatan Maba Selatan adalah bagian dari warga Haltim yang seharusnya juga ikut mendapat perhatian dari PT. Antam.

Soal dampak, Ismit mengaku Nelayan Ikan Teri di Desa Gotowasi dan Loleolamo juga ikut merasakan dampak buruk akibat dari hasil expoloitasi maupun keluar masuk kapal pengangkut ore milik PT. Antam di perairan Maba Selatan.

Tujuan dari bantuan PT. Antam itu sendiri kata Ismit, untuk memulihkan perekonomian para kelompok Nelayan Ikan Teri yang pendapatannya anjlok akibat terkena dampak perusahaan.

“Kami berharap dengan bantuan khusus tersebut, dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat nelayan ikan teri di Halmahera Timur secara keseluruhan bukan anya pada masyarakat lingkar tambang dan Desa Saramake,” harapnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here