Karyawan PT. PTS Gulo Ditemukan Tewas Terikat Tali Di Leher

3438
cerminhalmahera

Pihak Polres Halut, Saat Melakukan Olah TKP


TOBELO,CH – Warga di Desa Gorua Selatan Kecamatan Tobelo Utara Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali digegerkan dengan temuan sesosok pria tak bernyawa di dalam rumahnya dalam kondisi terikat tali dibagian leher. Pria itu diketahui bernama Frangky Djurutuli (34), yang merupakan salah satu Karyawan PT. PTS Gulo.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Indah Risit (13) yang merupakan sepupu korban sekitar pukul 19.30 WIT, Jumat (3/4/2020). Dihadapan polisi, Indah mengaku dirinya datang ke rumah korban  untuk mencari charger handpone. Setelah membuka pintu rumah dan masuk, Indah mencari charger di belakang TV namun tidak ditemukan, Inda kemudian mencari di kamar depan.  “Saksi (Inda) melihat korban sudah tersandar di lemari dengan leher terikat tali, lalu saksi keluar dan pergi memanggil  dan memberi tahu nenek dan keluarganya,” kata Kasubag Humas Polres Halut Iptu Mansyur Basing.

Lanjut Mansyur, berdasarkan keterangan dari Kepala Desa Gorua, Mirwan Idris (30), bahwa satu hari (kamis) sebelum korban mengakhiri hidupnya, sekitar pukul 8.00 WIT Mirwan sempat mediasi korban bersama istrinya. Dalam mediasi tersebut korban mengakui kesalahanya dan berjanji tidak lagi berhubungan dengan perempuan lain  serta memutuskan untuk berhenti dari pekerjaanya di PT. PTS Gulo, agar sang istri bisa yakin dan memberikan maaf.

BACA JUGA  Dua Wanita Di Tobelo Nekat Mencuri Di Toko

“Setelah sudah redah saksi (Kepala desa) kembali ke rumah, kemudian sekitar pukul 18:00 WIT, ayah korban datang dan menyuruh  saksi (kepala desa) untuk datang kembali di rumah korban karena ada mobil patroli yang datang menjemput korban untuk di bawah ke SPKT Polres Halut dan sekitar pukul 20:00 WIT korban kembali ke rumah sementara istri korban sudah pulang ke Desa Kusuri,” ceritanya.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari Heskiyel Djurutuli(60) ayah korban, sebelum mengakhiri hidupnya sekitar pukul 13.00 WIT, korban bersama dengan tiga orang temannya pergi ke pantai dan kembali sekitar pukul 15:00 WIT dalam keadaan bau minuman keras.  Korban masuk ke kamar dan berbaring. Pada pukul 18:00 WIT Heskiyel melihat korban masih berbaring di kamar dan menyuruh ibu korban untuk memasukan ayam ternaknya di dalam kandang. Setelah itu, Heskiyel langsung pulang ke rumahnya meninggalkan korban seorang diri dalam kamar.

Dugaan sementara korban meninggal karena gantung diri. “Pihak keluarga korban menanggapi kejadian gantung diri  ini adalah musibah bagi keluarga mereka dan bersedia membuat surat pernyataan dan surat penolakan visum atau autopsi,” ujar Mansyur. (Red)

BACA JUGA  Kalah Praperadilan, Ailen Goeslaw Sah Jadi Tersangka GOR

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here