Minyak Gosok Cap Tawon Palsu Masuk Haltim, Ini Himbauan Kapolsek Maba Selatan

842
Barang Bukti Minyak Gosok Cap Tawon Yang Berhasil Diamankan Polsek Maba Selatan

HALTIM, CH- Hati-hati, Minyak Gosok Cap Tawon yang diduga oplosan (palsu) telah beredar di dalam wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Terbukti, Polsek Maba Selatan telah berhasil mengamankan barang bukti tersebut.

Melalui anggota Polsek Maba Selatan, sejumlah Minyak Gosok Cap Tawon yang diduga adalah kemasan oplosan yang diracik dengan bahan-bahan berbahaya berhasil diamankan pada, Senin (15/8/2022) di dalam wilayah Kota Maba.

Kapolsek Maba Selatan, Ipda Suherlin S.IP.,MH menjelaskan, pihaknya mengamankan barang oplosan tersebut berdasarkan perintah Kapolres HalmaheraTimur, AKBP Eddy Sugiharto SE.,MH setelah mendapatkan informasi beredarnya Minyak Gosop Cap Tawon yang diduga oplosan beredar luas di Kota Ternate yang saat ini ramai diperpincangkan oleh warga.

Minyak Tawon ini diduga menggunakan bahan-bahan yang membahayakan kesehatan bagi setiap warga yang menggunakanya.

“Atas dasar perintah tersebut kami langsung membentuk tiem untuk mencari tau sampai sejauh mana para oknum-oknum tersebut memperjual belikan barang oplosan tersebut,” kata Suherlin.

Dari hasil razia tersebut anggota Polsek Maba selatan berhasil mengamankan 5 (lima) Dus yang berjumlah 120 botol minyak tawon dengan berbagai ukuran farian yang berbeda, mulai dari kecil, sedang  hingga ukuran besar di beberapa kios dan tokoh yang berada di Kota Maba.

BACA JUGA  ASMAPEL Fagagali Buli Asal Wayafli Salurkan Bantuan Ke Korban Banjir Di Halut

Atas temuan itu, Suherlin memberikan edukasi serta menghimbau kepada warga masyarakat, terutama kepada pemilik kios atau toko-toko yang berada di Kota Maba, bahwa saat ini telah marak beredarnya Minyak Gosok Cap Tawon oplosan suda diedarkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Dan apa bila ada yang menawarkan minyak tawon kepada saudara-saudara jangan dulu menerimanya karena saat ini belum bisa mengetahui mana minyak asli dan mana yang suda oplosan tunggu sampai ada edaran dari Perindag dan BPOM,” himbaunya.

Reporter: Tim
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here