Peserta WPI Harumkan Nama Baik Haltim, Disparbud Tidak Miliki Anggaran

456

Kadis Parawisata dan Kebudayaan, Hardi Musa

MABA,CH – Dinas pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Timur  (Haltim) Maluku Utara  tampaknya tidak bisa memberikan bantuan secara finansial ke peserta audisi Wajah Pesona Indoneisa (WPI) dengan alasan tidak memiliki anggaran.

Kepala Dinas pariwisata Hardi Musa ketika dikonfirmasi via Whatsapp, Sabtu (28/9/2019) kemarin mengaku, pihaknya tidak ada anggaran yang diploting untuk audisi WPI. Meskipun tidak didorong oleh finansial, Hardi tetap mendukung kegiatan tersebut secara lisan. “Kami, Disparbud tidak punya anggaran terkait kegiatan itu. Karena itu, prinsipnya kami sangat mendukung usaha atau upaya pihak penanggung jawab untuk suksesnya audisi peserta WPI, semoga utusan WPI menjadi yang terbaik,”cetusnya.

Hardi mengaku, audisi WPI tingkat Propinsi yang dilaksanakan di Ternate baru-baru ini pihaknya tidak tahu karena tidak mendapatkan surat resmi dari panitia maupun pihak yang membawa peserta ke Ternate. “Bukan Dinas Pariwisata tidak mendukung, tapi sampai saat ini kami belum mendapatkan surat terkait kegiatan audisi WPI dimaksud,” akunya.

BACA JUGA  Camat Maba Gencar Sosialisasi New Normal

Hardi juga mengaku pihaknya hingga saat ini tidak mendapat proposal bantuan dana dari pihak atau lembaga yang mengayomi peserta audisi WPI, seperti yang dikatakan oleh Ketua Management Kano – Kano Cabang Haltim  Olivia Charmenita baru-baru ini. “Kalau adik (wartawan red) tahu siapa panitianya, coba tanya saja di panitianya. Seingat saya,  blm atau tidak terima proposal itu,” tuturnya.

Sekedar diketahui,  4 peserta audisi WPI asal Haltim akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti audisi WPI tingkat Nasional (wonderful of asia) yang akan berlangsung pada tanggal 18-19 Oktober 2019, setelah keluar sebagai juara audisi tingkat propinsi d Ternate baru-baru ini. (Red)

Reporter : Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here