BNN Dan Pemda Halbar Bangun Kerjasama Perangi Narkoba

87
Penandatanganan MoU Pemberantasan Narkoba

HALBAR, CH – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara (Malut), bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), bangun kerjasama untuk memberantas obat terlarang berupa narkoba. Kersama ini dilakukan melalui penandatanganan Momerandum Of Understanding  (MoU),

Penandatangan kerjasama yang berlangsung di ruang rapat bupati, Selasa (31/08/2021) dilakukan langsung oleh Kepala BNN Malut, BrigjenPol. Wisnu Handoko, bersama Bupati Halbar, James Uang, yang ikut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati, Djufri Muhamad, Ketua DPRD Halbar, Charles R. Gustang, Kepala Bidang Pencegahan dan Penyuluhan Masyarakat, Kaherudin Umaternate, Dandim 1501 Pabung Ternate-Halbar, Mayor Inf. Galih Perkasa, Kepala Seksi (Kasie) Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Halbar, Novantoro Catur Prabowo, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainya.

Plh.Kepala Dinas Kominfo, Sahmi Salim, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, dalam kerjasama itu, Wisnu Handoko menyampaikan, pemberantasan narkoba harus dilakukan bersama-sama. Untuk itu, Wisnu berharap ada kerjasama yang baik dari Pemda Halbar untuk memberantas narkoba beserta pelakunya.

Lanjut Sahmi,  Wisnu juga membeberkan, untuk Halbar ada tiga desa yang rawan transaksi barang haram tersebut. Diantaranya, Desa Gufasa, Guaemaadu dan Galala di Kecamatan Jailolo.

BACA JUGA  September Nanti, 15 Gerai Indomaret Beroperasi Di Halbar

“Forkopimda Halbar agar bersama-sama dengan BNN bersinergi membangun kampung tangguh untuk memerangi dan memberantas pelaku pengedar narkoba dan sejenisnya,” kata Sahmi, melalui pres rilisnya.

Sementara itu, James Uang, kata Sahmi, paska penandatangan MoU akan diseriusi untuk melakukan pencegahan terhadap bahaya  narkoba.

“Kontrak Kerja ini sekaligus kita mendeklarasikan harus memberantas (pencegahan) narkoba di kabupaten Halbar,” ujar Sahmi meniru pernyataan bupati.

Dari aspek georafis, menurut bupati, Halbar  lumayan rawan pengedar narkoba, karena ada akses pintu masuk laut dari daerah Manado menuju pelabuhan Jailolo Halbar.

“Pak bupati juga menegaskan kepada Dinas Pendidikan agar mengawal hal ini sampai ke sekolah-sekolah untuk mencegah penggunaan narkoba bagi anak-anak sekolah karena mereka merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita jaga,” kata Sahmi.

Riko Noho

Reporter: Riko Noho
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here