Di Halbar ASN Dan Honda Dilarang Ke Kantor, Di Haltim Diancam Bakal Dipecat

1174

Rapat Sekda Halbar, Drs Syahril Abd. Radjak Saat Rapat Bersama Sejumlah OPD


HALBAR, CH- Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) ikut menyasar hingga ke aktivitas perkantoran. Para staf aparatur sipil Negara (ASN) dan honorer dilarang untuk masuk kantor. Kebijakan ini dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yang kian menggila.

Kebijkan ini dituangkan dalam surat edaran PPKM Nomor 188.55/853/2021, yang ditanda tangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halbar, Drs Syahril Abd. Radjak. Dalam surat edaran tersebut, khusus staf ASN maupun non ASN (Honor) untuk menerapakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Syahril mengatakan, seluruh perkantoran agar menerapkan seratus persen (100%) WFH bagi stafnya, kecuali ASN yang memiliki jabatan. Pengecualian WFH kata dia, juga berlaku bagi kantor – kantor atau fasilitas public yang tidak bisa ditunda layanannya,  dapat menerapkan WFH dua puluh lima persen (25%) kehadiran staf secara bergilir.

“Untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, diminta mengambil langkah-langkah strategis dan proses belajar mengajar sesuai dengan protocol kesehatan ketat, dan intens memperhatikan situasi dan kondisi yang sedang berkembang,” kata  Syahril  saat melakukan rapat bersama dengan sejumlah OPD, di ruang Sekda, Senin (5/7/2021).

BACA JUGA  Lepas Sambut Kepsek SMA N 7 Haltim Banjir Air Mata

Syahril menjelaskan, WFH bagi seluruh staf ASN maupun pegawai honor dilingkup Pemda Halbar mulai berlaku sejak, Senin 5 juli sampai 20 juli 2021. Selaku pimpinan tertinggi ASN, Syahril menghimbau seluruh ASN maupun Non ASN agar terlibat aktif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid19 sesuai peran dan fungsinya masing-masing.

Berbeda dengan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Khusus pegawai Honor Daerah (Honda) diancam akan dipecat jika malas masuk kantor. Seperti dilansir dari sejumlah media online, Selasa (6/7), Sekda Haltim,  Ricky Chairul Richfat mengancam akan pecat pegawai Honda yang malas bekerja, dengan alasan untuk meningkatkan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Haltim.

Selain itu Ricky juga mengeluarkan ancaman  untuk para pimpinan OPD. Dimana para pimpinan OPD yang tidak ada Inovasi untuk membangun di tahun ini bakal diganti.

Riko Noho

Reporter: Riko Noho
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here